Berdasarkan data Meta, sebanyak 3,6 miliar orang menggunakan setidaknya satu aplikasi Meta setiap hari. Pesatnya penggunaan aplikasi sosial sejalan dengan makin meningkatnya adopsi AI serta fitur-fitur dari Meta. Benjamin Joe, Vice President, Asia Pacific, Meta, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki misi global untuk menjadi platform terbaik bagi pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis.
Menurut Joe, Asia Pasifik memiliki karakteristik yang unik karena perilaku konsumen yang mendasari pengembangan berbagai fitur dari Meta sudah terbentuk dengan kuat di kawasan ini. Separuh konsumen di Asia Pasifik menemukan dan membeli produk melalui media sosial. Lalu, 80% konsumen menonton livestream setiap pekan. Menariknya lagi, tingkat kepercayaan terhadap rekomendasi kreator di kawasan ini lebih tinggi dibanding wilayah mana pun di dunia.
Baca Juga: Perkuat Bisnis di Indonesia, WhatsApp Hadirkan Meta Business Agent
“Mulai dari seorang wirausahawan, pelaku usaha kecil, agensi, hingga tim marketing di dalam perusahaan bisa memiliki akses ke tools berbasis AI yang sama untuk menemukan pelanggan, mendorong penjualan, dan mengembangkan bisnis. Kami ingin menjadi platform terbaik untuk mengembangkan setiap bisnis," jelasnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Dia menyampaikan, sebanyak 9 juta usaha kecil kini menggunakan salah satu tools kreatif berbasis AI generatif dari Meta untuk membuat iklan. Selain itu, adopsi fitur pembuatan gambar meningkat lebih dari dua kali lipat pada kuartal ini. Secara keseluruhan, pendapatan perusahaan tumbuh 28% secara tahunan.
Temuan studi belanja musim liburan tahunan Meta x Ipsos:
- Sebanyak 69% konsumen di Asia Pasifik belanja pada momen 12.12, lebih tinggi dibanding saat Black Friday (49%);
- Sebanyak 47% konsumen di Asia Pasifik belanja pada Tahun Baru, lebih tinggi dibanding di Amerika Utara (19%);
- Sebanyak 50% konsumen di Asia Pasifik belanja online di media sosial, lebih tinggi dibanding konsumen global (37%);
- Konsumen yang menemukan produk lewat platform Meta belanja 1,3 kali lebih banyak, lebih tinggi dibanding kawasan mana pun;
- Tingkat kepercayaan terhadap ulasan produk dari kreator di Asia Pasifik 6 poin lebih tinggi dibanding kawasan mana pun.
Dalam setahun terakhir, lebih dari 10 juta kreator di Asia Pasifik telah menghubungkan akun Facebook mereka dengan program affiliate. Dalam sebulan terakhir, para kreator memperoleh lebih dari US$24 juta dalam bentuk komisi melalui affiliate posts, termasuk Reels, di Facebook. Solusi iklan affiliate pun kini sedang diuji coba.
Sementara itu, dalam upaya menjaga keamanan digital, Meta telah menghapus lebih dari 159 juta iklan penipuan sepanjang tahun lalu serta menonaktifkan 10,9 juta akun yang terhubung dengan sindikat penipuan di Facebook dan Instagram. Pada Juni lalu, Meta bergabung dengan Microsoft, Coinbase, Starlink, dan sejumlah pihak lainnya untuk bekerja sama dengan US Department of Justice, Royal Thai Police, serta aparat penegak hukum global untuk memerangi operasi sindikat penipuan. Lebih dari 1 juta aset daring telah ditindak, termasuk 1,4 juta akun, laman, serta grup di Facebook dan Instagram; 20.000 akun Microsoft; dan ribuan perangkat Starlink. Operasi tersebut juga menghasilkan 63 penangkapan oleh Royal Thai Police.
Meta juga melakukan kampanye edukatif “One Step Ahead” yang telah menjangkau lebih dari 303 juta pengguna di 18 negara di Asia Pasifik.