DeRUCCI memperkenalkan T11+ AI Mattress, kasur berbasis Artificial Intelligence (AI) yang diklaim menjadi produk pertama di Indonesia yang mampu menyesuaikan tingkat kenyamanan berdasarkan kondisi tubuh pengguna secara otomatis.

Berbeda dengan kasur konvensional, DeRUCCI T11+ AI Mattress dibekali teknologi AI Tailored-to-Measure yang mampu mendeteksi postur tubuh, pergerakan, dan distribusi tekanan secara real-time.

Brand Spokesperson DeRUCCI, Bella Peng, mengatakan perusahaan ingin menghadirkan pengalaman tidur yang lebih personal melalui pemanfaatan teknologi.

"Kami percaya bahwa kualitas tidur bukan lagi sekadar sebuah kemewahan, melainkan fondasi utama untuk menciptakan kehidupan yang lebih sehat, lebih bahagia, dan lebih produktif," ujar Bella kepada Olenka pada Selasa (21/07/2026).

Menurut Bella, kasur pintar ini dilengkapi teknologi Tidal Algorithm 2.0 yang memungkinkan sistem mendeteksi posisi tidur pengguna dan secara otomatis melakukan penyesuaian untuk menjaga kenyamanan sepanjang malam.

Selain itu, T11+ juga memiliki fitur Dual-Zone Independent Support yang memungkinkan masing-masing sisi kasur bekerja secara independen.

"Teknologi ini memungkinkan dua orang dengan kebutuhan kenyamanan yang berbeda tetap dapat menikmati pengalaman tidur yang dipersonalisasi tanpa saling mengganggu," jelasnya.

Baca Juga: Bidik Pasar Premium, DeRUCCI Gandeng DAP Hadirkan Kasur AI Pertama di Indonesia

Kasur pintar tersebut juga terintegrasi dengan DeRUCCI AI Mobile Application yang memungkinkan pengguna memantau kualitas tidurnya secara berkala.

Presiden Direktur PT Duta Abadi Primantara (DAP), Anthony Setiawan, mengatakan inovasi tersebut menjadi pembeda utama DeRUCCI dibanding produk yang telah lebih dulu hadir di pasar.

"Teknologi tidak lagi hanya hadir pada telepon seluler atau perangkat elektronik lainnya, tetapi kini juga mulai diterapkan pada industri tempat tidur. DeRUCCI hadir di Indonesia pada momentum yang tepat dengan membawa AI Bed yang menawarkan pengalaman tidur berbeda," kata Anthony.

Ia menjelaskan, teknologi pada seri T11 mampu memindai tubuh pengguna dalam waktu sekitar dua menit. Sementara varian T11 Pro dapat mendeteksi hingga enam titik tekanan tubuh untuk memberikan dukungan yang lebih presisi.

Berdasarkan hasil penelitian independen China Sleep Research Society, penggunaan DeRUCCI T11+ AI Mattress diklaim mampu mempercepat waktu untuk tertidur hingga 37,3%, mengurangi frekuensi perubahan posisi tidur hingga 21,5%, serta meningkatkan durasi tidur sebesar 20,8%.

Tak hanya mengandalkan teknologi AI, DeRUCCI juga menyesuaikan produknya dengan iklim tropis Indonesia melalui penggunaan material dengan sirkulasi udara tinggi yang dilengkapi teknologi anti-jamur dan anti-tungau.

"Pada akhirnya, kualitas tidur yang lebih baik akan berdampak pada kualitas hidup yang lebih baik pula," pungkas Anthony.