Rezky Aditya meresmikan lapangan padel terbarunya, ‘Monarch Padel’, yang berlokasi di Bintaro, Tangerang Selatan. Bangunan ini dirancang oleh firma arsitek, Delution, dengan pendekatan arsitektur tropis kontemporer yang menghadirkan suasana sejuk, teduh, dan kaya akan cahaya alami.
Monarch Padel memiliki tiga lapangan berstandar internasional dengan fasilitas lengkap seperti area parkir, toilet, dan musala yang dirancang untuk memberikan pengalaman berolahraga yang premium. Secara arsitektural, bentuk massa bangunan menonjolkan deretan atap pelana berulang yang menciptakan ritme visual yang kuat sekaligus memunculkan siluet yang ikonik. Elemen ini berfungsi secara tropis untuk memaksimalkan ventilasi silang dan pencahayaan alami ke seluruh area lapangan, menjaga sirkulasi udara tetap segar, serta memastikan suhu ruang stabil sepanjang hari.
Baca Juga: Menghidupkan Liburan Akhir Tahun Lewat #arsitekTOUR
Pada sisi fasad, Delution menggunakan material roster dan elemen krawang dan juga polikarbonat yang disusun secara miring. Penggunaan material ini menghadirkan tekstur khas arsitektur tropis sekaligus menjaga keseimbangan antara keterbukaan ruang dan privasi aktivitas di dalamnya.
Dibangun di atas lahan ±2.000 m², Monarch Padel dirancang tidak hanya sebagai fasilitas olahraga, tetapi juga sebagai ruang yang nyaman untuk bersosialisasi dan membangun koneksi antar-komunitas padel yang aktif dan eksklusif, melalui tata ruang yang terbuka, sirkulasi udara yang mengalir, serta area komunal yang terintegrasi dengan lapangan.
Menurut Rezky, Monarch Padel menghadirkan ekosistem padel yang lengkap dan berkelanjutan. Salah satunya melalui Monarch Padel Academy yang menghadirkan pelatih-pelatih tersertifikasi dari Spanyol, negeri asal olahraga ini. Selain itu, terdapat Monarch Padel Court yang ditujukan bagi para pemain dengan level intermediate dan juga profesional dengan fasilitas dan kualitas lapangan yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman bermain premium.
“Dengan seluruh ekosistem di Monarch Padel, kami ingin membuktikan bahwa padel bukan sekadar tren sesaat, tapi bagian gaya hidup modern,” terang Rezky, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Ke depan, Delution juga akan membangun lapangan Monarch Padel di Pejaten, Jakarta Selatan dan Raden Inten, Jakarta Timur. Lewat proyek ini, Delution kembali memperkuat reputasinya sebagai firma arsitek yang mampu menerjemahkan visi klien ke dalam karya arsitektur yang fungsional, ikonik, dan kontekstual. Desain tropis kontemporer yang dihadirkan tidak hanya mendukung aktivitas olahraga, tetapi juga membangun pengalaman ruang yang nyaman dan berkarakter.