Industri kecantikan terus berkembang, menghadirkan beragam inovasi, tren, dan pengalaman baru bagi masyarakat Indonesia. Pada saat yang sama, perkembangan tersebut turut membuka peluang bagi para pelaku industri kecantikan, baik dari dalam maupun luar negeri. 

Merespons hal tersebut, PT Pamerindo Indonesia kembali menggelar pameran Cosmobeauté Indonesia 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.  Pameran yang resmi dibuka pada Kamis (1/10/2026) ini menjadi ruang yang mempertemukan para pelaku industri kecantikan dan masyarakat luas selama tiga hari pelaksanaan, yakni hingga 3 Oktober 2026 mendatang. 

Baca Juga: 5 Tren Kecantikan yang Mendominasi Instagram pada 2026

Dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa, Cosmobeauté Indonesia 2026 mengangkat perkembangan industri kecantikan yang kini semakin lekat dengan gaya hidup masyarakat. Tidak hanya berorientasi pada penampilan, kecantikan juga semakin terhubung dengan wellness, kesehatan, dan pengalaman personal.

“Beauty tidak lagi hanya berbicara tentang penampilan, tetapi semakin terhubung dengan wellness. Indonesia sendiri tercatat sebagai wellness market terbesar di Asia Tenggara pada 2024. Karena itu, penyelenggaraan kegiatan ini juga menjadi penguat posisi Indonesia sebagai destinasi wellness, beauty, dan kesehatan,” ungkap Ni Luh Puspa dalam sambutannya, Tangerang, Kamis (1/10/2026). 

Ni Luh Puspa menambahkan, perkembangan sektor kecantikan dan wellness juga membuka peluang bagi pariwisata Indonesia untuk menghadirkan pengalaman yang lebih beragam, berkualitas, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia, Kristi Wulandari, mengatakan bahwa Cosmobeauté Indonesia tidak hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan produk, tetapi juga menghadirkan ruang bagi pelaku industri untuk berbagi ide, memperluas wawasan, dan menjajaki peluang baru.

Baca Juga: Investasi Cerdas untuk Kulit, Bagaimana Cara Memilih Produk Kecantikan yang Worth the Investment?

Penyelenggaraan Cosmobeauté Indonesia tahun ini, lanjutnya, juga mencerminkan bagaimana industri kecantikan terus berkembang, tidak hanya melalui produk, tetapi juga melalui inovasi, pengetahuan, teknologi, keterampilan, dan kolaborasi.

"Melalui pameran dan berbagai program yang dihadirkan, kami ingin menyediakan ruang bagi pelaku industri untuk bertemu, bertukar perspektif, dan mengeksplorasi berbagai peluang dalam ekosistem industri kecantikan yang semakin luas,” pungkas Kristi.

Untuk diketahui, tahun ini Cosmobeauté Indonesia menghadirkan lebih dari 562 perusahaan dengan 1.550 merek dari 17 negara dan wilayah, termasuk Indonesia, China, Hong Kong, India, Inggris, Italia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Prancis, Singapura, Swiss, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Kehadiran delapan paviliun internasional turut memperkenalkan beragam produk, teknologi, dan inovasi kecantikan dari berbagai negara.

Mulai dari produk perawatan kulit, tata rias, perawatan rambut, hingga berbagai solusi kecantikan profesional, pameran ini menghadirkan beragam pilihan yang mencerminkan perkembangan industri sekaligus perubahan kebutuhan konsumen. Pengunjung juga dapat mengikuti berbagai kegiatan yang memberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat inovasi dan tren kecantikan terkini.

Beragam program menarik turut melengkapi penyelenggaraan Cosmobeauté Indonesia 2026. Melalui Beauté Speak dan Supply Chain Academy, pengunjung dapat mengikuti diskusi seputar tren pasar, perkembangan teknologi, formulasi produk, hingga inovasi dalam industri kecantikan. Sementara itu, Beauté Meeting mempertemukan pelaku usaha, brand, dan buyer untuk menjajaki berbagai peluang kolaborasi bisnis.

Aspek edukasi dan pengembangan keterampilan juga menjadi bagian dari rangkaian acara melalui Beautéducation. Program ini menghadirkan seminar, workshop, pelatihan praktik, hingga sertifikasi di bidang kecantikan, kuku, rambut, estetika, parfum, salon, dan spa. Terdapat pula Cosmo Inclusive Makeup Class dan Cosmo Inclusive Barber Class yang memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan di industri kecantikan.

Bagi pengunjung yang ingin menyaksikan langsung kreativitas para profesional, Beauté Live dan Beauté Spot menghadirkan demonstrasi tata rias dan rambut, pertunjukan, diskusi, kompetisi, hingga penghargaan. Pengunjung juga dapat menikmati pengalaman kecantikan secara langsung melalui Cosmobeauté Experience Connect, yang menawarkan beragam layanan, mulai dari massage dan nail art hingga pemeriksaan rambut dan kulit.

Kehadiran berbagai program tersebut sejalan dengan pandangan Founder PT Rudy Hadisuwarno Oetomo, Rudy Hadisuwarno, mengenai pentingnya kreativitas dan pembelajaran dalam menghadapi perkembangan industri kecantikan.

Rudy mengatakan, di tengah perubahan tren, teknologi, dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis, industri kecantikan dituntut untuk terus berinovasi tanpa kehilangan kualitas dan identitasnya.

"Saya percaya, kemajuan sebuah industri tidak hanya lahir dari kreativitas, tetapi juga dari keberanian untuk berkolaborasi dan terus belajar menghadapi perkembangan zaman,” jelas Rudy.

Selain tren dan inovasi, isu keberlanjutan turut menjadi perhatian dalam penyelenggaraan tahun ini. Melalui Cosmobeauté Indonesia Sustainability Awards 2026, apresiasi diberikan kepada peserta pameran yang menerapkan praktik keberlanjutan dalam empat kategori, yakni Sustainable Product Innovation, Sustainable Packaging & Circularity, Social Impact & Ethical Business, serta Carbon Conscious Operations.

Nuansa internasional juga terasa melalui kehadiran M Beauty & Academy, cabang resmi pertama K-Beauty In Association di Indonesia. Institusi ini menghadirkan program edukasi yang mempertemukan tren dan pengetahuan kecantikan Korea Selatan dengan kebutuhan para profesional serta beauty enthusiast di Indonesia.

“Kehadiran kami di Cosmobeauté Indonesia menjadi kesempatan untuk mempertemukan pengetahuan dan tren kecantikan dari Korea Selatan dengan para profesional dan beauty enthusiast di Indonesia. Melalui pendidikan berstandar internasional, kami ingin tidak hanya berbagi keterampilan, tetapi juga membangun jembatan pertukaran pengetahuan yang dapat mendukung perkembangan talenta dan industri kecantikan di kedua negara,” ujar Korean Director M Beauty & Academy, Jo Min Kyung.

Melalui perpaduan pameran, edukasi, demonstrasi, dan pengalaman kecantikan, Cosmobeauté Indonesia 2026 menghadirkan gambaran mengenai perkembangan industri kecantikan yang semakin dinamis. Kehadiran berbagai brand internasional, pelaku usaha lokal, hingga UMKM juga memperluas kesempatan untuk mengenal inovasi sekaligus membangun jejaring di industri ini.

Cosmobeauté Indonesia 2026 berlangsung pada 1–3 Oktober 2026 di Hall 5–9, ICE BSD City, Tangerang. Pengunjung yang ingin mengeksplorasi berbagai tren, inovasi, dan pengalaman kecantikan dapat melakukan pendaftaran melalui tautan registrasi Cosmobeauté Indonesia 2026.