Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, memberikan pandangan terkait tata kelola Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Menurutnya, masih banyak elemen yang belum clear terkait pelaksanaan program Kopdes Merah Putih.
Salah satu yang ia soroti yakni terkait rancangan program yang akan dijalankan Kopdes Merah Putih ke depan. Yusuf mengatakan bahwa memang ada beberapa gerai Kopdes yang sudah berjalan, namun tak sedikit yang masih belum terurus dengan baik.
Baca Juga: Dirut Agrinas Bantah Pembangunan Gerai Kopdes Dipangkas 50%: Kita Selesaikan 83.000 Gerai Kopdes
"Jadi memang tata kelola Kopdes Merah Putih ini masih dipertanyakan," pungkas Yusuf kepada Olenka, Sabtu (20/6/2026).
Tak hanya itu, Yusuf juga mencermati soal sistem perekrutan yang belum jelas. Salah satunya dalam proses rekrutmen manajer kopdes yang sempat viral beberapa waktu lalu.
"Apa saja kriteria yang harus dimiliki oleh manajer Kopdes Merah Putih ini masih belum clear dan juga bagaimana nanti mereka akan mengelola Kopdes ini," tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa meski programnya sudah berjalan, tata kelola Kopdes Merah Putih masih banyak yang perlu diperbaiki.
"Meskipun sudah jalan, masalah tata kelola ini masih butuh untuk diperbaiki," tegasnya lagi.