Berada di kawasan super sibuk Jakarta, Bundaran Hotel Indonesia (HI), City Vision secara resmi meluncurkan Iconic Thamrin, platform media digital large-format terbaru dengan teknologi 3D anamorphic dan dukungan resolusi hingga 8K. Menghadirkan pengalaman visual imersif, Iconic Thamrin menghadirkan kualitas ultra-high-definition dalam industri media luar ruang (out-of-home/OOH) di Indonesia, setara dengan standar internasional.

Berlokasi di salah satu koridor dengan mobilitas tertinggi di Indonesia, kawasan Thamrin setiap harinya menjadi titik pertemuan ratusan ribu hingga jutaan pergerakan masyarakat, mulai dari pekerja, pelaku bisnis, wisatawan, hingga komunitas urban. Kehadiran Iconic Thamrin diharapkan turut memberikan multiplier effect bagi ekosistem kota, mendorong aktivitas ekonomi, memperkuat daya tarik kawasan, serta menjadi salah satu penanda visual baru Jakarta di mata dunia.

Baca Juga: MOIDA Perkuat Eksistensi K-Beauty di Indonesia, Buka Gerai Terbaru di Gandaria City

"Kami percaya bahwa media luar ruang saat ini memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar menjadi medium komunikasi. Melalui Iconic Thamrin, kami ingin menghadirkan sebuah platform yang menyatu dengan ritme kota dan menjadi bagian dari pengalaman masyarakat sehari-hari. Dengan memadukan lokasi yang ikonik dan teknologi visual yang inovatif, kami berharap Iconic Thamrin dapat menghadirkan energi baru bagi lanskap kota Jakarta sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi brand untuk terhubung dengan audiens secara lebih bermakna," ujar Meyrick Sumantri, Co-Founder & Co CEO City Vision, di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Selain seremoni peluncuran, hadir berbagai narasumber dari lintas industri yang membagikan pentingnya kehadiran di lokasi-lokasi ikonik sebagai bagian dari strategi bisnis dan komunikasi merek. Stella Lukman, Chief Commercial Officer Pluang, menyampaikan, "Di era digital, membangun relevansi dengan masyarakat membutuhkan kehadiran di berbagai touchpoint, termasuk di ruang publik yang menjadi bagian dari keseharian mereka. Lokasi yang strategis dan ikonik memungkinkan brand untuk hadir secara kontekstual dan membangun koneksi yang lebih kuat dengan audiens. Bagi kami, ruang kota dan media luar ruang tetap memainkan peran penting dalam memperluas jangkauan sekaligus memperkuat brand presence."

Senada dengan hal tersebut, Amir Widjaya, Executive Vice President CIMB, mengatakan, "Bagi industri perbankan, membangun kedekatan dengan nasabah tidak hanya dilakukan melalui layanan dan kanal digital, tetapi juga melalui kehadiran yang relevan di ruang-ruang yang memiliki makna dan visibilitas tinggi. Lokasi ikonik seperti Thamrin menjadi titik temu berbagai segmen masyarakat dan pelaku ekonomi, sehingga memberikan peluang bagi brand untuk hadir secara lebih dekat dan menjadi bagian dari percakapan publik."

Dari perspektif industri luxury retail, Hendra Purjaka, General Manager Lifestyle LUXASIA Indonesia, menambahkan, "Dalam industri luxury, lokasi dan konteks memiliki peranan yang sangat penting dalam membangun persepsi dan pengalaman brand. Kehadiran di titik-titik premium dan ikonik tidak hanya memberikan visibilitas, tetapi juga membantu menciptakan aspirasi dan memperkuat positioning sebuah brand. Karena itu, kami melihat ruang urban yang terus berkembang seperti Thamrin memiliki nilai strategis yang signifikan."

Sebagai salah satu kawasan paling dinamis di Jakarta, Thamrin terus berkembang menjadi pusat pergerakan masyarakat, bisnis, dan budaya. "Melalui peluncuran Iconic Thamrin, City Vision mempertegas komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi media yang tidak hanya mendorong pertumbuhan industri, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk pengalaman kota yang lebih hidup, terhubung, dan relevan bagi masyarakat Indonesia," tandas Juliana Kumala, Co-Founder & Co CEO City Vision.