PT Chitose Internasional Tbk (CINT) kembali menunjukkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membagikan dividen tunai sebesar Rp13,8 miliar. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu (22/4) di Cimahi, Jawa Barat.
Jumlah dividen ini setara dengan 45% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham, atau sebesar Rp13,8 per lembar saham. Kebijakan tersebut mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah yang berkelanjutan kepada para investornya.
Baca Juga: Laba Chitose Internasional (CINT) Naik 85% pada 2025
Sepanjang 2025, kinerja keuangan CINT mencatatkan pertumbuhan yang signifikan. Perseroan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp33,4 miliar, melonjak 85% dibandingkan tahun sebelumnya. Dari sisi pendapatan, total penjualan mencapai Rp518,5 miliar. Kinerja positif ini turut ditopang oleh peningkatan arus kas serta rasio likuiditas yang semakin sehat.
Direktur CINT, R. Nurwulan Kusumawati, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari strategi bisnis yang adaptif di tengah dinamika global.
“Pencapaian kinerja pada tahun 2025 menjadi refleksi dari konsistensi perseroan dalam menjalankan strategi bisnis yang adaptif. Pembagian dividen ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan nilai tambah yang berkelanjutan kepada para pemegang saham,” ujarnya.
Baca Juga: Optimis Capai Target 2025, Chitose Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
Dari sisi operasional, segmen pendidikan dan peralatan kantor masih menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan. Pengadaan untuk sekolah, perguruan tinggi, serta rumah sakit tercatat sebagai sumber pemasukan terbesar bagi CINT sepanjang tahun lalu.
Memasuki 2026, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan pada kisaran single digit. Strategi yang diusung difokuskan pada peningkatan loyalitas pelanggan eksisting melalui optimalisasi layanan serta pemenuhan kebutuhan yang lebih komprehensif, khususnya pada segmen pendidikan sebagai basis pelanggan utama.
Baca Juga: Laba Chitose Tumbuh 53,06% Yoy sampai Kuartal III-2025
Tak hanya itu, CINT juga memperkuat penetrasi pasar dengan memperluas jangkauan ke institusi swasta dan sektor alat kesehatan. Dukungan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk terhadap barang impor sekaligus memperluas basis pelanggan.
Upaya ekspansi turut diarahkan ke pasar domestik dan internasional, terutama untuk lini produk kesehatan seperti C-Pro Airmate yang menjadi salah satu produk unggulan perseroan. Dengan strategi tersebut, CINT optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai pemain kompetitif di industri furnitur, baik di pasar lokal maupun global.
“Ke depan, kami melihat peluang pertumbuhan yang kuat terutama dari segmen kesehatan, seiring meningkatnya kebutuhan akan produk yang nyaman, higienis, dan berkualitas tinggi. Kami optimistis dapat memperluas penetrasi pasar sekaligus memperkuat posisi CINT,” tutup Nurwulan.