Implantasi LVAD sendiri merupakan tindakan kompleks yang membutuhkan kolaborasi berbagai disiplin serta keahlian khusus, terutama dari dokter spesialis jantung dan dokter spesialis bedah toraks-kardiovaskular. Prosedur ini didukung tim medis Siloam Hospitals Kebon Jeruk yang terdiri dari dr. Leonardo Paskah Suciadi, Sp.JP, FIHA, FAPSC, FESC, FHFA, bersama dr. Maizul Anwar, Sp.BTKV(K), dan dr. Sugisman, Sp.BTKV, Subsp.JD (K).
Tim tersebut juga telah menjalani pelatihan intensif bersama para ahli LVAD internasional untuk mempersiapkan pelaksanaan prosedur dengan tingkat kompleksitas tinggi.
dr. Leonardo Paskah Suciadi mengatakan keberhasilan implantasi LVAD memiliki makna lebih dari sekadar pencapaian teknis karena memberikan alternatif terapi bagi pasien dengan kondisi gagal jantung stadium lanjut.
“Ada suara paling menenangkan yang pernah saya dengar sebagai dokter jantung yaitu detak yang kembali stabil setelah nyaris berhenti. Dalam sebulan terakhir, saya mendengarnya dua kali. Bagi kami, LVAD bukan sekadar sebuah prosedur, tetapi pilihan terapi yang dapat membuka harapan baru bagi pasien dengan gagal jantung stadium lanjut, khususnya bagi mereka yang menghadapi keterbatasan pilihan transplantasi jantung,” ujarnya.
Dalam prosedur tersebut, tim menggunakan HeartMate 3™ LVAD yang dilengkapi teknologi Full MagLev™ Flow Technology. Berdasarkan data uji klinis MOMENTUM 3, tingkat kelangsungan hidup lima tahun tercatat sebesar 58,4 persen. Terapi LVAD juga mendapatkan rekomendasi kelas 1A, yang merupakan klasifikasi tertinggi dalam pedoman resmi AHA/ACC/HFSA.
Selain aspek klinis, terapi LVAD juga dinilai dapat memberikan dampak terhadap kualitas hidup pasien yang sesuai dengan kriteria penerimaannya. Data yang disampaikan dalam pencapaian ini menunjukkan sebanyak 87 persen penerima LVAD menyatakan akan kembali memilih menjalani prosedur tersebut jika mengetahui hasil yang mereka dapatkan saat ini.
Pencapaian Siloam Hospitals Kebon Jeruk tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan World Heart Day 2026 pada 29 September 2026 yang mengusung tema global “Don’t Miss a Beat”. Tema tersebut menjadi pengingat mengenai pentingnya setiap detak jantung sekaligus kesempatan bagi pasien untuk terus menjalani kehidupan.
Melalui keberhasilan dua implantasi LVAD dalam waktu kurang dari satu bulan, Siloam Hospitals Kebon Jeruk memperluas pilihan penanganan bagi pasien gagal jantung stadium lanjut di Indonesia. Dengan dukungan teknologi, keahlian medis, dan kolaborasi multidisiplin, layanan tersebut ditujukan untuk memberikan pilihan terapi yang disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan klinis masing-masing pasien.