Memberikan pendidikan seksual kepada anak sering kali masih dianggap sebagai pembicaraan yang tabu dan sulit dilakukan orang tua.
Padahal, pemahaman mengenai tubuh, batasan diri, keamanan, hingga cara menjaga diri dari situasi berisiko dapat mulai dikenalkan sejak anak masih kecil.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi sekaligus Pakar Seksologi, dr. Boyke Dian Nugraha, Sp.OG, M.A.R.S., mengatakan pendidikan seksual kepada anak tidak harus dilakukan dalam bentuk percakapan formal yang secara khusus mengajak anak duduk untuk membahas seks.
Menurutnya, pendidikan seksual justru dapat diberikan secara perlahan melalui berbagai nasihat dan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pendekatan tersebut, anak dapat memahami pentingnya menjaga diri tanpa merasa sedang diberi pelajaran mengenai seks secara langsung.
“Gak bisa kita, ‘Eh kamu duduk ya, rame-rame. Papa mau ngasih pendidikan seks,’ gak bisa begitu. Dia just watching, perlahan-lahan ya,” tutur dr. Boyke, dikutip dari laman Instagram pribadinya @drboykediannugraha, Jumat (14/8/2026).
dr. Boyke menjelaskan, orang tua dapat menyisipkan pendidikan seksual melalui nasihat sederhana yang berkaitan dengan keselamatan dan perilaku anak.
Baca Juga: Dokter Boyke Ingatkan Pentingnya Vaksin HPV untuk Pria dan Wanita demi Cegah Risiko Kanker