Di balik pencapaian karier dan stabilitas finansial, banyak profesional berprestasi tinggi di Indonesia justru menghadapi kelelahan emosional yang kian menggerogoti kualitas hidup mereka.
Tekanan pekerjaan, ritme hidup yang cepat, dan tuntutan performa tanpa henti membuat konsep 'istirahat' sering kali kehilangan maknanya.
Data Workplace Wellbeing Score Indonesia 2025 menunjukkan bahwa 50,98% pekerja di Indonesia mengalami burnout, sebuah kondisi yang tak hanya memengaruhi kesehatan mental, tetapi juga berdampak langsung pada produktivitas dan relasi personal.
Menjawab realitas tersebut, The Finer Society (TFS) hadir bukan sebagai destinasi liburan biasa, melainkan sebuah sanctuary wellness eksklusif yang dirancang khusus bagi para high achievers Indonesia.
TFS menawarkan ruang jeda yang aman dan terkurasi, membantu para profesional memulihkan keseimbangan mental dan emosional tanpa harus mengorbankan performa profesional mereka.
“Di era yang sangat produktif namun penuh tekanan, baik dari sisi pekerjaan maupun ritme hidup yang makin cepat, banyak profesional usia 30–45 tahun yang lupa cara menerima diri sendiri,” ungkap Tentry Yudvi, Co-Founder & Chief Executive Officer The Finer Society, dikutip Kamis (15/1/2026).
“Di tengah gelombang burnout ini, The Finer Society hadir bukan sebagai liburan, melainkan pengalaman healing terkurasi, sebuah sanctuary yang menyentuh tubuh, emosi, dan koneksi manusia secara utuh." lanjutnya.
Lebih dari Retreat Konvensional
Berbeda dengan konsep retreat pada umumnya, setiap program The Finer Society dirancang dengan pendekatan profesional dan berkelanjutan.
Seluruh sesi didampingi oleh psikolog, wellness consultant, serta fasilitator refleksi berpengalaman, guna memastikan proses pemulihan berjalan aman, terarah, dan relevan dengan kebutuhan personal peserta.
Pendekatan ini memungkinkan peserta tidak hanya beristirahat secara fisik, tetapi juga memahami pola stres, emosi, serta kebutuhan terdalam diri mereka, sesuatu yang kerap terabaikan di tengah kesibukan profesional.
Dalam kelompok kecil yang intim, dengan maksimal 15 peserta, The Finer Society menghadirkan pengalaman yang dirancang secara personal dan penuh makna.
Rangkaian aktivitasnya memadukan fine dining berbasis narasi lokal, journaling therapy, reflective yoga, hingga ritual alam yang mendorong keheningan, refleksi, dan dialog jujur dengan diri sendiri.
Baca Juga: Primaya Hospital Karawang Resmikan Wellness Center
Pendekatan ini menciptakan ruang yang aman secara emosional, di mana peserta dapat melepaskan peran profesional, menurunkan kewaspadaan, dan hadir sepenuhnya sebagai manusia, bukan semata sebagai jabatan, pencapaian, atau ekspektasi sosial.
Salah satu peserta, Dewi, profesional asal Jakarta, membagikan pengalamannya mengikuti retreat The Finer Society.
“Retreat ini cocok untuk saya yang mencari alternatif break dari kesibukan bekerja dan ingin mengisi weekend santai yang ada manfaatnya. Bukan sekadar jalan-jalan, tapi pengalaman healing yang membuat saya lebih rileks dan reflektif,” ujarnya.
“Berada di alam, mengikuti sesi meditasi, journaling, dan yoga, serta mendapat teman baru, membantu saya merasa lebih segar secara fisik dan mental. Saya pulang dengan energi baru dan pemahaman yang lebih dalam tentang diri sendiri," tambahnya.
Pendampingan yang Berlanjut Pasca-Retreat
Bagi The Finer Society, proses healing tidak berhenti saat retreat berakhir. Setiap peserta dibekali dengan The Pause Kit serta akses ke TFS Digital Companions, sebuah pendampingan reflektif pasca-retreat yang dirancang untuk membantu peserta menjaga kejernihan batin dan mengintegrasikan pengalaman healing ke dalam kehidupan sehari-hari.
“Program yang kami tawarkan meliputi Signature Retreat, The Pause Session, Moments That Matter Retreat, hingga Leaders Deep Retreat,” jelas Tentry.
“Melalui program-program ini, kami mengajak peserta untuk berhenti sejenak, memaafkan luka lama, dan kembali terhubung dengan diri sendiri, keluarga, serta alam, di hidden cities Indonesia seperti Garut, Sukabumi, Banyuwangi, hingga Nusa Tenggara Timur," lanjut Tentry.
Nah Growthmates, di tengah budaya kerja yang menuntut produktivitas tanpa henti, The Finer Society hadir sebagai pengingat bahwa jeda bukanlah kelemahan, melainkan kebutuhan.
Sebuah ruang aman bagi para profesional yang ingin kembali utuh, jernih, dan selaras, baik dalam kehidupan personal maupun profesional.
Untuk informasi lengkap mengenai program dan jadwal The Finer Society dapat diakses melalui akun Instagram resmi @thefiner.society.
Baca Juga: ParagonCorp-Wardah Gelar Dialog Legacy Makers Summit: On Women,Wellness, and the Future of Ummah