Growthmates, perjalanan panjang kuliner Sunda Lembur Kuring memasuki babak baru. Setelah lebih dari lima dekade mempertahankan cita rasa dan tradisi kuliner Sunda, Lembur Kuring kini menghadirkan Bumi Lembur Kuring di Pondok Indah Mall 1, Jakarta Selatan.

Grand Opening yang digelar pada hari ini, Sabtu (12/9/2026) tersebut menjadi penanda transformasi Lembur Kuring dalam menghadirkan pengalaman bersantap yang lebih modern, tanpa meninggalkan akar tradisi yang telah melekat sejak 1974.

Perjalanan Bumi Lembur Kuring sendiri bermula dari Lembur Kuring Parung, Bogor, kemudian berkembang melalui Lembur Kuring Cimanggis, Depok. Kini, melalui Bumi Lembur Kuring, warisan tersebut dibawa ke ruang yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat perkotaan.

Manajemen Bumi Lembur Kuring, Anthony Aziz, mengatakan, kehadiran outlet di Pondok Indah Mall 1 ini juga melalui proses yang relatif cepat. Pembangunan dimulai pada Mei dan restoran mulai dibuka pada Agustus.

“Mereka juga (pihak PIM 1) sangat open sama kita, jadi berjodoh lah. Jadi prosesnya lumayan cepat, kita bulan Mei mulai bangun, terus bulan Agustus udah buka. Jadi proses pembangunan sebenarnya cuma tiga bulan,” tutur Anthony, saat berbincang dengan awak media.

Anthony memaparkan, nama Bumi Lembur Kuring dipilih bukan tanpa alasan. Menurut Anthony, kata ‘Bumi’ yang berarti rumah menjadi representasi dari keinginan manajemen untuk menjadikan restoran tersebut terasa lebih dekat dan akrab bagi pelanggan.

“Bumi itu sebenarnya artinya rumah. Jadi, kita pengen bawa Bumi Lembur Kuring ini lebih dekat sebetulnya sama customer kita, jadi bisa jadi everyday casual dining. Bumi itu artinya rumah, jadi setiap hari mereka bisa pulang rumah,” papar Anthony.

Konsep ini sekaligus menjadi pembeda dari restoran Sunda Lembur Kuring sebelumnya yang lebih banyak hadir dengan format standalone.

Menurut Anthony, restoran yang berada di lokasi dengan aktivitas masyarakat yang tinggi seperti pusat perbelanjaan dapat lebih mudah dijangkau tanpa pelanggan harus secara khusus menyisihkan waktu untuk datang.

“Makanannya makanan rumahan. Jadi kalau standalone kan kita harus effort ya, benar-benar ke sana, sengaja. Cuma kalau sekarang kita ada di tempat-tempat yang udah banyak orangnya, nggak usah kayak di mall, kayak gini kan lebih gampang untuk dijangkau, nggak usah penuh effort buat ke sini, lebih gampang gitu. Jadi bisa everyday makan di Bumi Lembur Kuring ini,” tuturnya.

Konsep tersebut juga dianggap memiliki kecocokan dengan Pondok Indah Mall. Anthony melihat adanya kesamaan antara gagasan ‘rumah’ yang dibawa Bumi Lembur Kuring dengan posisi Pondok Indah Mall sebagai tempat yang kerap dianggap pelanggan sebagai rumah kedua.

“Mungkin juga memang tadi ya seperti disampaikan, sudah jodoh ya dengan Pondok Indah Mall. Mereka slogannya kan juga rumah kedua. Sementara Bumi Lembur Kuring itu rumah kampung halaman saya. Harapan kami supaya Bumi Lembur Kuring ini juga bisa seperti yang tadi disampaikan, menjadi rumah ketiga dari customer-customer kami,” ujar ungkap Anthony.

Pertahankan Resep Legendaris dan Tambahkan Menu untuk Masyarakat Perkotaan

Meski hadir dengan konsep baru, Bumi Lembur Kuring tetap membawa identitas utama Lembur Kuring melalui kuliner Sunda. Sejumlah resep yang telah menjadi bagian dari perjalanan restoran sejak 1974 tetap dipertahankan.

Untuk menyesuaikan dengan karakter outlet di dalam mal, jumlah menu memang dibuat lebih ringkas. Namun, pilihan yang tersedia tetap cukup beragam, yakni sekitar 60 menu makanan.

“Kalau menu, sebenarnya menu kami banyak sekali. Untuk masuk ke mall, kita sedikitkan menunya. Tapi menu sedikit kami itu pun 60-an menu sebenarnya. 60-an menu makanan saja,” jelas Anthony.

Selain menu-menu yang telah dikenal dari restoran Lembur Kuring sebelumnya, Bumi Lembur Kuring juga mengembangkan hidangan yang dianggap lebih sesuai dengan karakter masyarakat perkotaan yang memiliki mobilitas tinggi.

“Dari menu-menu yang restoran standalone kami, ada menu-menu yang kami develop khusus di Bumi Lembur Kuring ini. Menu yang menurut kami lebih cocok buat di perkotaan, karena di perkotaan kan manusia-manusianya pergerakannya cepat, sibuk,” ujar Anthony.

Salah satu pilihannya adalah nasi liwet yang dapat disantap bersama-sama. Menu tersebut tersedia dalam beberapa pilihan, antara lain nasi liwet ayam, kecombrang, dan cumi. Ada pula nasi bakar dan sejumlah hidangan lain yang dikembangkan khusus untuk outlet di Pondok Indah Mall.

Sementara itu, enam menu yang menjadi best seller Lembur Kuring sejak lama tetap menjadi bagian dari identitas kuliner yang dibawa ke generasi berikutnya. Keenam menu tersebut yakni gurame acar kuning, gurame bakar pecah, karedok, sayur asam, alpap Sundan, dan pepes ikan emas.

“Dari Lembur Kuring lama, ada enam macam nih yang paling-paling best seller-nya dari Lembur Kuring. Itu ada gurame acar kuning, ada gurame bakar pecah, ada karedok, sayur asam, alpap Sundan, sama pepes ikan emas. Jadi enam macam ini betul-betul yang resepnya udah dari zaman dulu nih, dari tahun 1974,” ungkapnya.

Selain hidangan Sunda, Lembur Kuring juga mengembangkan lini seafood. Salah satu yang menjadi best seller sejak dibawa ke Lembur Kuring Jemangis pada 2021 adalah alu-alu bakar acar. Penggunaan ikan alu-alu atau baracuda menjadi daya tarik tersendiri karena jenis ikan tersebut relatif jarang ditemukan dalam sajian restoran di Jakarta.

“Apalagi di Jakarta mungkin alu-alu itu jarang ya. Jadi mereka ngelihatnya kayak wah seru banget. Tiba-tiba ikannya panjang-panjang, sausnya juga kayak unik gitu,” ujarnya.

Baca Juga: 9 Restoran Berbintang Michelin Paling Unik di Dunia

Hadirkan Ruang VIP dan Fasilitas untuk Berbagai Kebutuhan

Tak hanya mengandalkan menu, Bumi Lembur Kuring juga dirancang sebagai tempat yang dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan pelanggan. Restoran ini memiliki kapasitas sekitar 144 orang yang tersebar di sejumlah area.

Tersedia tiga ruang VIP dengan kapasitas sekitar 8–12 orang per ruangan, dua saung dengan kapasitas total sekitar 20 orang, serta area indoor dan outdoor. Fasilitas tersebut membuat restoran dapat digunakan untuk makan bersama keluarga sekaligus pertemuan dengan skala lebih privat.

Untuk kebutuhan meeting, ruang VIP di lantai atas dilengkapi televisi berukuran 65 inci, sementara ruang di bagian bawah memiliki TV 55 inci. Beberapa ruangan juga dilengkapi fasilitas karaoke.

“VIP atas kita hadirin dengan TV 65 inch. Buat yang orang-orang mau meeting, cocok. Di bawah sini TV 55 inch. Dan juga kita perlengkapkan dengan karaoke,” kata Anthony.

Salah satu ruang VIP juga dilengkapi wastafel privat dan dapat digunakan untuk pelanggan yang ingin merokok. Selain itu, tersedia area outdoor yang memang disiapkan bagi pelanggan yang membutuhkan ruang merokok.

Kemudian, untuk kebutuhan acara, Bumi Lembur Kuring juga membuka kemungkinan paket secara custom. Paket tersebut masih dalam tahap pengembangan, tetapi pelanggan dapat mendiskusikan kebutuhan acara dan anggaran secara langsung dengan pihak restoran.

“Kalau misalnya tamu ada yang nanyain, kita bisa langsung bikinin juga sih. Bikin custom bisa? Betul. Karena kebanyakan misalnya custom gitu dibikinin, langsung dengan budget tertentu, itu bisa kita bikinin,” ujar Anthony.

Pengalaman mengelola acara dalam skala besar juga sudah dimiliki Lembur Kuring melalui outlet sebelumnya. Di Cimanggis, misalnya, terdapat ballroom yang dapat digunakan untuk berbagai acara dengan kapasitas hingga ratusan orang. Sementara outlet di Parung memiliki area outdoor yang dapat menampung acara dalam skala lebih besar.

Namun, untuk Bumi Lembur Kuring di PIM ini, kata Anthony, format layanan acara akan disesuaikan dengan karakter outlet di dalam mal.

Sasar Keluarga hingga Pekerja Kantoran

Berada di kawasan Pondok Indah membuat Bumi Lembur Kuring memiliki target pasar yang cukup beragam. Kawasan tersebut dikelilingi area residensial, perkantoran, fasilitas kesehatan, hingga lapangan golf.

Meski demikian, keluarga tetap menjadi salah satu target utama restoran. Konsep makanan rumahan yang dibawa dinilai sesuai untuk pelanggan yang ingin makan bersama keluarga, tetapi juga dapat mengakomodasi kebutuhan arisan, meeting, maupun pertemuan lainnya.

“Target market kami karena kami di mall, daerah sini banyak residensial, banyak office building, ada golf, rumah sakit, dan macam-macam ya di daerah Pondok Indah yang begitu beragam. Target market kita yang terutama adalah keluarga,” tutur Anthony.

Dikatakan Anthony, keberadaan ruang yang relatif privat juga menjadi nilai tambah bagi pelanggan kantoran. Mereka dapat melakukan pertemuan sekaligus makan tanpa harus berpindah lokasi.

“Terutama sangat cocok untuk orang-orang yang meeting-meeting itu enak. Mereka datang, meeting selesai, langsung bisa pergi ke tempat mereka selanjutnya,” katanya.

Saat ini, Bumi Lembur Kuring masih mengikuti jam operasional Pondok Indah Mall, yakni sekitar pukul 10.00 hingga 22.00. Namun, manajemen memiliki rencana untuk memperpanjang waktu operasional karena konsep restoran memungkinkan fleksibilitas yang lebih besar.

Dan, ke depan, Bumi Lembur Kuring bahkan diproyeksikan dapat melayani pelanggan sejak sarapan hingga makan larut malam. Selain itu, area tengah restoran dibuat dengan konsep modular sehingga dapat disesuaikan untuk berbagai kegiatan. Salah satunya adalah nonton bareng atau acara khusus yang membutuhkan layar besar.

“Karena kita kan sering nobar, atau F1, atau apa pun itu, kami rencana bisa untuk set up projector screen di sini, sehingga untuk nobar ataupun untuk acara besar, kami juga bisa tampung dengan ditutup close for public,” tandas Anthony.

Baca Juga: Deretan 10 Restoran Keluarga Ternama di Kota Hujan, Cocok Dikunjungi di Akhir Pekan!