Mantan pengacara Roy Suryo, Ahmad Khozinudin mengkritik pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal ‘pengamat goblok’ Menurutnya Presiden tidak seharusnya mengeluarkan pernyataan tersebut, itu adalah kalimat yang sangat tidak pantas dari seorang kepala negara.
Khozinudin mengatakan, kalimat yang dipakai Prabowo untuk menunjukkan kekesalannya kepada para pengamat yang kerap mengkritik pemerintahannya seperti seorang preman. Khozinudin mengaku kaget dengan kata-kata itu. Tak seharusnya kepala negara membalas kritik para pengamat dengan diksi rendahan seperti itu.
Baca Juga: Prabowo ke Kader-Kader PAN: Awas Panggil Gue Mbah, Panggil Bang Bowo Aja!
"Miris. Seorang Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan, di ruang publik mengeluarkan ujaran preman,” kata Khozinudin dilansir Olenka.id Senin (20/9/2026).
Adapun pernyataan kontroversial Prabowo itu disampaikan dalam pidatonya dalam peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di JICC, Jakarta, pada Rabu (18/9/2026) malam.
Prabowo kesal lantaran seluruh program pemerintah yang dirasa telah berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat kepada masyarakat kerap disalahkan terus oleh para pengamat. Hal ini yang memicu umpatan itu keluar dari mulutnya.
“Umpatan goblok, tak layak keluar dari mulut seorang Presiden," tegas Khozinudin.
Khozinudin mengatakan, umpatan seperti itu bukan baru pertama kali dilontarkan Prabowo di ruang publik. Dalam berbagai pidatonya ia kerap membalas kritik publik dengan kata-kata kasar seperti ‘Ndasmu’ ‘bajingan’ hingga londo ireng. Khozinudin meminta supaya Prabowo bisa memperbaiki cara komunikasi publiknya.