Upaya percepatan transformasi pendidikan melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terus diperkuat. Biji-biji Initiative, bekerja sama dengan PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI), menyelenggarakan Pelatihan Microsoft Elevate: AI for Educators bertajuk “Merancang Ekosistem AI untuk Pendidikan”.

Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Kalimantan Timur, pada 12–13 Januari 2026.

Pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif Microsoft Elevate, sebuah program kolaboratif dari Microsoft yang berfokus pada penguatan keterampilan AI bagi talenta digital Indonesia.

Program ini dirancang untuk mendorong inovasi AI yang berdampak luas, termasuk memberdayakan para pendidik agar mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional.

Melalui pelatihan ini, AI diperkenalkan sebagai alat bantu strategis bagi guru, mulai dari penyusunan silabus dan rencana pembelajaran, pengayaan metode pengajaran di kelas, hingga peningkatan efisiensi kerja administratif. Dengan demikian, pendidik diharapkan dapat lebih fokus pada proses pembelajaran dan pendampingan peserta didik.

Arief Suseno, AI Skills Director Microsoft Indonesia, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong literasi dan keterampilan AI di dunia pendidikan.

“Melalui Microsoft Elevate Indonesia, kami menghadirkan pengalaman belajar AI yang mendalam dan berdampak luas di berbagai wilayah. Pelatihan ini menempatkan guru sebagai penggerak utama inovasi berbasis AI, sekaligus mempersiapkan talenta masa depan dengan literasi digital yang dibutuhkan agar Indonesia dapat tumbuh dan berinovasi secara inklusif di era AI,” papar Arief Suseno, dikutip Kamis (15/1/2026).

Pelaksanaan pelatihan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Abdu Safa Muha, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut. Acara ini juga secara resmi dibuka oleh Wali Kota Bontang, dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan pendidik dalam menghadapi perubahan zaman serta pemanfaatan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Dari sisi dunia industri, PT Kaltim Nitrate Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia lokal. Rheza Zacharias, Government, Community Relations & GA Department Head PT KNI, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), khususnya di bidang pendidikan dan literasi digital.

Baca Juga: UNDP Indonesia dan Biji-biji Initiative Inisiasi Program Pemberdayaan Generasi Digital 'Skill Our Future'