Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjamin pihaknya akan mencairkan anggaran yang diajukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Karena itu, Bendahara Negara ini mewanti-wanti BNPB agar tidak menaikkan anggaran yang diajukan melebihi kebutuhan.
"Kita sih uangnya siap terus, tinggal BNPB operasinya seperti apa. Ya (berapa pun anggarannya akan dicairkan), asal jangan di-markup saja," katanya kepada wartawan, seperti dikutip Kamis (27/8/2026).
Lanjutnya, ia mengatakan jika saat ini BNPB masih melakukan asesmen sebelum mengajukan tamabahn anggaran untuk mengatasi karhutla yang terjadi di Kalimantan.
Baca Juga: Akhirnya Muncul Juga, Ini Alasan Raja Juli Tak Disamping Prabowo Pas Tinjau Karhutla
Baca Juga: Prabowo Sibuk Urus Gempa NTT dan Karhutla, Jokowi Sibuk Diskusi Pra Makar!
Sambungnya, saat ini BNPB maish mempunyai anggaran sekitar Rp5 triliun untuk bencana. Namun, jika dana tersebut tidak mencukupi, Menkeu mengaku siap mencairkan tambahan anggaran sesuai kebutuhan.
"Nanti tergantung permintaan BNPB, kita akan menyalurkan lewat BNPB. Mereka belum minta, tapi kita sediakan, 'kan mereka punya Rp5 triliun, kalau kurang ya kita tambah," ujarnya.
Selain itu, ia mengaku jika Kementerian Kehutanan juga meminta mencairkan anggaran untuk penanggulangan karhutla di Kalimantan.
Namun sayangnya, ia tidak merinci besaran anggaran yang telah dicairkan untuk Kementerian Kehutanan.