Pengalaman serupa dirasakan Sherina yang dipercaya menjadi sosok inspiratif Bebelac Little Star 2026. Sherina mengaku perjalanan kariernya berawal dari dukungan orang tua yang memberinya kebebasan untuk mencoba berbagai aktivitas sejak kecil.
"Aku sangat beruntung karena orang tua memfasilitasi aku dengan banyak kegiatan. Aku ikut les gambar, balet, piano, dan semuanya memang karena aku sendiri yang ingin mencoba,” ungkapnya.
Sherina mengatakan, masa kecilnya dipenuhi proses eksplorasi yang menyenangkan, bukan tekanan untuk membangun karier.
"Nyanyi itu menyenangkan. Aku benar-benar menikmati prosesnya. Jadi bukan merasa sedang membangun karier, tetapi memang sedang bereksplorasi,” bebernya.
Menurut Sherina, kedua orang tuanya pun memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang membuat anak merasa nyaman untuk belajar dan mencoba hal-hal baru.
"Peran orang tua itu sudah pasti penting. Mereka adalah orang pertama yang memastikan anak merasa nyaman saat bereksplorasi,”tukasnya.
Kemudian, Marketing Manager Bebelac, Ceasyalya Tahara, mengatakan Bebelac Little Star 2026 bukan sekadar kompetisi mencari anak berbakat, tetapi menjadi ruang bagi anak untuk belajar, bereksplorasi, dan menemukan potensinya.
Wanita yang akrab disapa Alya ini menjelaskan, tingginya antusiasme pada penyelenggaraan tahun sebelumnya mendorong Bebelac kembali menghadirkan program ini dengan skala yang lebih besar.
Selain menggandeng Sherina sebagai inspirasi bagi anak-anak, Bebelac juga bekerja sama dengan Alfamart untuk memperluas akses program kepada keluarga Indonesia.
"Melalui kolaborasi dengan Alfamart yang memiliki lebih dari 20 ribu gerai di Indonesia, kami ingin membuka akses yang lebih luas sehingga semakin banyak keluarga bisa berpartisipasi,” ungkap Alya.
Baca Juga: Bebelac dan Alfamidi Gelar Festival Lari untuk Anak