Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus mengatakan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) sedang berusaha menghapus citranya sebagai kader PDI-Perjuangan.
Meski telah lama hengkang dari partai politik besutan Megawati Soekarnoputri itu, namun Jokowi kata Bestari oleh banyak masyarakat masih dianggap sebagai kader partai Banteng.
Baca Juga: Benarkah Blusukan Jokowi untuk Muluskan Gibran di 2029?
Pernyataan itu disampaikan Bestari merespons berbagai tanggapan soal rencana blusukan Jokowi bareng PSI yang segera dilakukan dalam waktu dekat ini.
“Pak Jokowi sudah tidak lagi di sana, dan mudah-mudahan menjadi kesempatan juga pada saat mengunjungi seluruh Indonesia nanti Pak Jokowi menyatakan sekarang sudah bersama PSI,” kata Bestari Barus saat dihubungi, Jumat (29/5/2026).
Dengan kehadiran PSI dalam agenda blusukan Jokowi itu, Bestari mengatakan pihaknya berharap elektoral partai politik pimpinan Kaesang Pangarep itu ikut terdongkrak pada Pilpres 2029 mendatang.
“Jadi yang dahulu selama 10 tahun orang suka sama Pak Jokowi ketika menjabat, hari ini jadi permakluman publik, ‘Oh, beliau sudah di sini di PSI. Kita jangan lagi milih partai yang itu,’ kan begitu,” ujarnya.
Selain mempertegas posisi politik Jokowi, PSI juga menilai safari politik tersebut penting untuk menarik silent voters atau pemilih diam yang selama ini menjadi pendukung Jokowi di berbagai daerah.
Bestari menilai Jokowi masih memiliki basis massa yang kuat dan berpotensi memberikan coat-tail effect atau efek ekor jas bagi PSI menjelang agenda politik mendatang.
Menurut dia, perpindahan dukungan pendukung Jokowi ke PSI menjadi hal yang wajar dan tidak perlu dipersoalkan oleh partai lain, termasuk PDIP.
Baca Juga: Jokowi Sakit Jika Tak Blusukan
“Jadi efek ekor jas yang kemarin ini, makanya timbullah kegelisahan-kegelisahan itu. Wajarlah, kan namanya Pak Jokowi dicintai rakyat, kemudian pindah ya silent voters-nya Pak Jokowi, pendukung Pak Jokowi juga akan ikut pindah tentu ke mana? Ke PSI sehingga ada kekhawatiran-kekhawatiran mungkin ya kita maklumilah,” pungkasnya.