PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) yang bergerak di bisnis lelang (JBA Indonesia), penjualan ritel mobil bekas (Caroline.id), dan pegadaian (MotoGadai) mencatatkan kenaikan pendapatan hingga 31,9% YoY pada semester pertama tahun ini. Dengan pertumbuhan yang signifikan tersebut, pendapatan Perseroan pada periode ini mencapai Rp589,9 miliar sehingga bisa mencatatkan laba bersih sebesar Rp8,9 miliar.

Pendapatan dari transaksi mobil bekas melalui Caroline.id masih menjadi sumbu utama pendapatan Perseroan pada periode ini. Dengan perolehan mencapai Rp493,4 miliar, pendapatan dari transaksi mobil bekas ini tumbuh 57,4% YoY. Pada periode yang sama tahun 2025, pendapatan Caroline.id tercatat sebesar Rp313,4 miliar.

Baca Juga: Kinerja Tumbuh Positif, MAP Kantongi Laba Bersih Rp1,5 Triliun pada Semester I 2026

“Melalui kinerja Caroline.id tersebut, kita bisa membaca bahwa ASLC semakin menjadi automotive omnichannel marketplace utama di Indonesia,” ujar Presiden Direktur PT Autopedia Sukses Lestari, Jany Candra, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/7/2026).

ASLC telah memulai proses digitalisasi tepat setelah menjadi perusahaan terbuka di awal 2022 sehingga sekarang telah membentuk satu ekosistem bisnis kendaraan bekas berbasis platform online to offline yang solid baik pada lini bisnis Caroline.id maupun JBA. Terbukti, meski cabang fisik Caroline.id belum bertambah pada periode ini, pendapatan dari transaksi mobil bekas tetap meningkat signifikan hingga mencapai 57,4% YoY. 

Di sisi lain, penurunan pasokan kendaraan dari perusahaan pembiayaan telah memengaruhi kinerja JBA, anak usaha Perseroan yang merupakan balai lelang terbesar di Indonesia. Per kuartal dua 2026 volume lelang di JBA tercatat sedikit mengalami penurunan menjadi 23,6k unit dari 23,9k unit pada kuartal sebelumnya.

Sekalipun demikian, pada periode ini JBA masih mampu mencatatkan pendapatan sebesar Rp98,4 miliar. Menyusul di belakangnya Motogadai, anak perusahaan ASLC di bisnis gadai yang mencatatkan pendapatan Rp1,3 miliar.

Anak Usaha Baru

Merespons penurunan pasokan mobil untuk dilelang yang datang dari perusahaan-perusahaan pembiayaan, ASLC berinisiatif membentuk anak usaha baru lelang non-automotive. Pembentukan anak usaha baru di bisnis lelang non-kendaraan yang diberi nama PT Autopedia Sukses Lelang Indonesia (ASLI) ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang ASLC.

“Ini merupakan langkah strategis Perseroan untuk melakukan diversifikasi usaha ke bisnis lelang non-kendaraan,” imbuhnya.

Rencananya, dalam kegiatan bisnisnya ASLI akan bersinergi dengan ekosistem Perseroan, antara lain dengan memanfaatkan bersama infrastruktur, jaringan, basis pelanggan, serta kapabilitas operasional yang telah dimiliki Grup. Anak usaha baru ini akan mulai beroperasi secara penuh setelah seluruh perizinan dari instansi yang berwenang diperoleh.