Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengklaim blusukan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke sejumlah daerah di Indonesia sama sekali bukan safari politik. Kedatangan Jokowi disebut semata-mata hanya memenuhi undangan masyarakat yang sedari lama disebut ingin berjumpa dan berdiskusi dengan Jokowi.
“Ini bukan safari politik. Pak Jokowi hanya memenuhi sejumlah undangan dari masyarakat, termasuk apabila ada kegiatan yang diselenggarakan PSI,” kata Wakil Ketua Umum PSI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka dilansir Rabu (17/6/2026).
Baca Juga: Blusukan ke Lampung, Siapa Saja yang Bakal Ditemui Jokowi?
Selama ini kata Ayu Isyana Jokowi memang belum bisa memenuhi undangan tersebut lantaran kondisi kesehatannya yang sempat menurun setelah purna tugas pada 2024 lalu, sekarang ini kondisi kesehatan Jokowi sudah membaik dan siap memenuhi undangan tersebut.
“Pak Jokowi sudah menyampaikan kondisinya kini sudah sehat dan bisa kembali memenuhi undangan masyarakat,” katanya.
Adapun Jokowi dijadwalkan bakal blusukan ke Provinsi Lampung pada akhir bulan ini, ia melakukan kunjungan selama tiga hari menemui masyarakat mulai dari pelaku UMKM hingga berkunjung ke beberapa pesantren. Setelah dari Lampung Jokowi dijadwalkan terbang ke Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam kunjungan itu Jokowi juga disebut-sebut bakal dideklarasikan sebagai salah satu petinggi partai politik besutan Kaesang Pangarep itu dengan ditandai penyematan jaket PSI. Jokowi disebut-sebut bakal menjadi Dewan Pembina PSI, dengan begitu Jokowi membawa identitas politik baru setelah hengkang dari PDI-Perjuangan pada 2024 lalu.
Terkait wacana penyematan jaket PSI, Isyana memilih tak memberi tanggapan. Ia hanya meminta publik menunggu perkembangan berikutnya.
“Kita tunggu saja,” ujarnya singkat.
Di sisi lain, PSI saat ini mengaku lebih fokus memperkuat organisasi internal menjelang tahapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual partai politik yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.
Baca Juga: Jadi Orang PSI, Mampukah Jokowi Goyang Basis PDI-P?
Menurut Isyana, penguatan struktur partai di berbagai daerah menjadi prioritas utama agar PSI siap menghadapi seluruh tahapan yang akan datang.
“Fokus PSI saat ini adalah pembentukan dan penguatan struktur partai,” katanya.