ADVAN memperluas pilihan laptop tipis dan ringan di pasar Indonesia melalui ADVAN AIR NEO. Mengusung prosesor Intel Core Series 3 berbasis Wildcat Lake, laptop ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna yang semakin sering bekerja dan beraktivitas dari berbagai tempat.
Mengusung konsep 'Lightness Meets Intelligence', AIR NEO memadukan desain ultra-light dan ultra-slim dengan kemampuan komputasi yang mendukung kebutuhan produktivitas sekaligus perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Product Manager ADVAN Indonesia, Andre Herianto, mengatakan, pengembangan AIR NEO berangkat dari riset terhadap kebutuhan konsumen, terutama pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.
“Sebelumnya, kita juga ada market research. Setelah kita research, problem atau pain point dari setiap konsumen itu berada di titik mobility. Ketika mereka sedang bekerja, let's say di cafe atau di mana, mereka membawa bawaan yang menurutnya untuk pekerjaan cukup besar atau banyak banget yang harus mereka bawa,” terang Andre, saat Exclusive Launch ADVAN AIR NEO, di Gedung ADVAN Indonesia, Mall of Indonesia, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Menurut Andra, persoalan tersebut bukan hanya berkaitan dengan bobot laptop, tetapi juga berbagai perangkat pendukung yang harus dibawa pengguna ketika bekerja dari luar kantor, termasuk charger.
“Jadi, kita hadirkan NEO di market untuk menjawab masalah-masalah tersebut. Ketika ada user, pekerja profesional yang bisa bekerja anywhere, ketika mereka duduk di cafe, banyak sekali barang-barang yang perlu mereka prepare, dari sisi laptopnya, kemudian charger,” kata Andre.
Karena itu, daya tahan baterai menjadi salah satu aspek yang diperhatikan ADVAN. Andre mengatakan AIR NEO mampu menemani aktivitas pengguna dalam waktu panjang sehingga pengguna tidak harus selalu membawa charger.
“Secara kemampuan, baterai dari ADVAN NEO itu bisa bertahan up to 15,8 jam, yang basically itu all-day production. Jadi, begitu teman-teman secara mobilitasnya sangat tinggi, dari pagi sampai malam, tidak perlu membawa chargernya. Basically, cukup bawa laptop dan kerja-kerja lainnya,” jelasnya.
Dari sisi perangkat keras, AIR NEO juga menawarkan desain yang menjadi salah satu daya tarik utamanya. Laptop ini memiliki bobot sekitar 0,99 kilogram dengan ketebalan sekitar 12,9 mm serta menggunakan material metal. Layarnya berukuran 14 inci dengan resolusi FHD+ IPS.
AIR NEO tersedia dalam dua pilihan prosesor, yakni Intel Core 3 Processor 304 dan Intel Core 5 Processor 320. Keduanya merupakan bagian dari keluarga Intel Core Series 3 yang sebelumnya dikenal dengan codename Wildcat Lake.

ADP Beri Perlindungan Tambahan
Selain spesifikasi dan desain, ADVAN menghadirkan perlindungan tambahan bagi konsumen melalui program ADP yang didukung oleh bolttech. Program ini melengkapi garansi produk yang diberikan ADVAN dengan skema perlindungan berbasis asuransi.
Director of Insurance Solution bolttech, Sugeng Purnomo atau yang karib disapa Ipung, menjelaskan bahwa ADP memiliki fungsi yang berbeda dari garansi produk.
“Sebetulnya terkait program ADP itu lebih ke asuransi dari luar. Jadi kalau terkait warranty, itu terpisah,” tukas Ipung.
Ipung menegaskan bahwa garansi dan perlindungan ADP memiliki ketentuan masing-masing. ADP ditujukan untuk memberikan perlindungan terhadap risiko tertentu yang berasal dari kejadian eksternal.

“Intinya, secara warranty dan ADP itu akan tetap aktif selama tidak terjadi kejadian yang tiba-tiba seperti itu, seperti jatuh dan sebagainya,” jelasnya.
Menurut Ipung, layanan tersebut dirancang untuk memperluas pengalaman perlindungan konsumen sejak perangkat dibeli.
“Teknologi new protection maksudnya menghadirkan the best customer experience untuk customer yang memutuskan membeli ADVAN NEO. Segera setelah dia memutuskan membeli ADVAN NEO dengan spesifikasinya, customer akan mendapatkan kartu kepesertaan mengenai produk asuransi,” kata Ipung.
Ia pun menambahkan, konsumen dapat memperoleh manfaat perlindungan sesuai ketentuan program yang berlaku.
“Selama masih ada dalam asuransi, customer tersebut boleh mendapatkan limit dua kali klaim. Jadi sehingga perlindungannya itu komprehensif,” ujarnya.
Dengan skema tersebut, ADVAN dan bolttech ingin memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi pengguna yang membawa laptop dalam berbagai aktivitas dan lokasi.
Baca Juga: MacBook Neo Resmi Meluncur dengan Harga Mulai Rp10 Jutaan, Ini Fitur dan Promonya
ADVAN Perkuat Identitas sebagai Brand Lokal
Sementara itu, Brand Director ADVAN Indonesia, Andy Gusena, melihat AIR NEO sebagai bagian dari upaya ADVAN memperkuat identitasnya sebagai brand teknologi Indonesia.
Andy mengatakan perusahaan ingin menghadirkan produk yang tidak hanya kompetitif dari sisi teknologi, tetapi juga dapat membangun kebanggaan konsumen terhadap produk lokal.
“Mengenai harapan, tentunya kita ingin menghadirkan satu produk yang berkualitas. Dari sisi branding, ADVAN itu memang dari dulu fokus produknya di produk-produk teknologi,” beber Andy.
Menurutnya, pengalaman panjang ADVAN di industri teknologi menjadi salah satu fondasi untuk terus mengembangkan produk.
“Kita ingin mengukuhkan dari sisi branding, bagaimana ADVAN bisa menjadi satu pilihan bagi konsumen di Indonesia untuk bisa bangga memiliki satu brand dan produk yang memang punya tanah Indonesia, dengan kualitas yang baik dan teknologi yang saat ini semakin lama semakin baik,” katanya.
Andy menilai, strategi branding tidak akan berarti tanpa dukungan kualitas produk yang konsisten.
“Kami sangat yakin bahwa kualitas produk kami juga semakin lama semakin baik. Ini terbukti kenapa ADVAN bisa tetap eksis hingga sampai saat ini. Jadi, kita bicara apa pun namanya strategi branding, tentunya harus disupport dengan kualitas produk yang lebih baik,” tutur Andy.
Ia pun menekankan bahwa status sebagai brand lokal bukan berarti ADVAN membatasi diri pada pasar domestik.
“ADVAN adalah produk lokal Indonesia yang berani bersaing di pasar internasional. Jadi, kita itu produk murah tapi tidak murahan. Dalam artian, kita produk lokal tapi kita berani bersaing,” tegasnya.

Intel Soroti Form Factor, Performa, dan Baterai
Dari sisi Intel, Country Manager Intel Indonesia, Harry K. Nugraha, melihat sejumlah faktor yang secara konsisten menjadi pertimbangan konsumen ketika memilih laptop.
“Di setiap survei mengenai ekspektasi sebuah laptop, itu ada tiga hal yang selalu muncul. Yang pertama adalah form factor yang tipis, yang kedua performa, dan yang ketiga harga,” ujar Harry.
Menurut Harry, AIR NEO menawarkan kombinasi berbagai aspek tersebut, sekaligus membawa kemampuan AI yang semakin relevan dengan perkembangan komputasi saat ini.
“Saya rasa hari ini sudah dihadirkan sebuah produk yang memenuhi itu semua. Ditambah lagi, kita punya sebuah fitur tambahan bahwa ini adalah produk yang memang mengusung kekinian sekarang, pertumbuhan teknologi yaitu AI,” katanya.
Namun, Harry menilai, salah satu nilai tambah yang menarik dari AIR NEO justru terletak pada daya tahan baterainya.
“Baterai ini justru sangat luar biasa, teman-teman. Saya rasa dengan baterai 16 jam lebih, sebelum 17, itu sebuah nilai tambah yang betulnya bisa dibayangkan,” ujarnya.
Harry juga menilai, daya tahan tersebut memberikan perbedaan signifikan dibandingkan laptop yang harus lebih sering terhubung dengan sumber listrik.
“Laptop yang ada di pasar mungkin selama yang teman-teman pakai, tiga sampai empat jam perlu di-charge. Sekarang 16 jam, itu sebuah terobosan,” lanjut Harry.
Dengan kombinasi desain tipis, performa, kemampuan AI, serta daya tahan baterai yang panjang, Harry optimistis AIR NEO dapat diterima konsumen Indonesia.
“Harapan saya tinggi, tentunya, karena untuk mencapai produk seperti ini, buat sebuah laptop luar biasa. Dan hari ini sudah diadakan oleh ADVAN, semoga bisa diterima oleh konsumen di Indonesia,” tutupnya.
Baca Juga: ASUS Rilis Expert Series: Laptop, Desktop, dan AiO Tangguh Dukung Ekosistem Bisnis Modern