Perjalanan Karier
Adjis Doaibu mengawali perjalanan kariernya dari panggung stand up comedy. Pada 2011, ia mengikuti kompetisi Street Comedy Indonesia pertama yang digelar di Kota Bekasi dan berhasil keluar sebagai juara.
Kemenangan tersebut membawanya tampil dalam Stand Up Comedy Show di Metro TV sekaligus membuka peluang lebih luas untuk mengembangkan karier di dunia hiburan, termasuk akting.
Sejak debut di layar lebar melalui Tak Kemal Maka Tak Sayang (2014), Adjis aktif membintangi berbagai film. Ia kemudian tampil dalam Romeo + Rinjani, Comic 8: Casino Kings Part 1, 99% Muhrim: Get Married 5, dan Ngenest pada 2015.
Kiprahnya berlanjut lewat Cek Toko Sebelah (2016), Jomblo Ngenes, From London to Bali, The Underdogs, Jomblo: Sebuah Komedi Cinta, dan Mau Jadi Apa? pada 2017.
Baca Juga: Dodit Mulyanto dan Kariernya dari Komika hingga Main Film, Pernah Jadi Guru!
Pada tahun-tahun berikutnya, Adjis juga membintangi sejumlah film seperti Benyamin Biang Kerok, Takut Kawin, dan Rompis (2018), PSP: Gaya Mahasiswa serta Pohon Terkenal (2019), hingga Benyamin Biang Kerok 2 (2020).
Ia kembali memerankan Yadi dalam Cek Toko Sebelah 2 (2022), sebelum tampil dalam Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t (2025) dan Perumahan Laddaland (2026) sebagai Parto.
Tak hanya layar lebar, Adjis juga aktif membintangi berbagai serial web, termasuk Cek Toko Sebelah the Series (2018–2019), Di Balik Kubikal (2019–2020), Cek Toko Sebelah the Series 2, Cek Toko Sebelah: Babak Baru 2, hingga Cek Toko Sebelah the Series: Ada Lawan Baru. Ia juga pernah terlibat dalam film pendek Wawancara (2020) sebagai sutradara.
Di luar dunia akting, Adjis tetap aktif di dunia komedi dan televisi. Pada 2019, ia dipercaya menjadi ketua eksekutif komunitas Stand Up Indo, menggantikan Awwe yang telah menjabat selama dua periode.
Adjis Doaibu juga pernah menjadi presenter sejumlah program televisi, seperti Newshow, Wow Banget, Wadidaw, Padi Reborn: Sang Penghibur, RT 5, Cross Check!, Celebrity Trofeo Cup, dan Arisan.