Selama enam minggu penyelenggaraan, POP MART juga menghadirkan aktivitas mingguan, seperti sesi face painting dan creative DIY workshop. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk berkreasi secara langsung, sekaligus menikmati suasana Halloween bersama keluarga, teman, maupun komunitas kolektor.
Melalui “Attic of Oddities”, POP MART tidak hanya menghadirkan kesempatan untuk melihat dan mengoleksi produk, tetapi juga mengajak pengunjung memasuki dunia karakter yang kaya akan imajinasi dan cerita.
Pengalaman ini menjadi langkah POP MART dalam mengeksplorasi cara baru untuk mempertemukan para penggemar dengan karakter favorit mereka.
Aktivasi tersebut sekaligus memperkuat kehadiran berbagai karakter ikonik POP MART di Indonesia, seperti MOLLY, DIMOO, SKULLPANDA, THE MONSTERS, HIRONO, CRYBABY, dan TWINKLE TWINKLE.
Melalui beragam produk, mulai dari blind boxes, collectible figures, plush pendants, hingga lifestyle merchandise, POP MART terus menghadirkan pengalaman koleksi yang memadukan kreativitas, storytelling, dan ekspresi emosional.
Sebagai perusahaan hiburan berbasis kekayaan intelektual (intellectual property/IP) dan pelopor global dalam budaya designer toys, POP MART menjadikan pengalaman “Attic of Oddities” sebagai bagian dari upayanya memperluas interaksi dengan penggemar di Indonesia.
Kehadiran pop-up ini juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menikmati dunia koleksi melalui pendekatan yang lebih interaktif, menyenangkan, dan imersif.
Baca Juga: POP MART Indonesia Resmikan Gerai ke-11 di Sun Plaza Medan