Growthmates, selama bertahun-tahun, keberhasilan sebuah negara kerap diukur dari pertumbuhan ekonomi dan Produk Domestik Bruto (PDB).

Namun, indikator tersebut tidak selalu mencerminkan bagaimana masyarakat benar-benar menjalani hidupnya. Karena itu, kualitas hidup kini menjadi metrik penting untuk menilai kesejahteraan suatu negara secara lebih menyeluruh.

Indeks Kualitas Hidup mencoba menjawab pertanyaan mendasar: seberapa aman warganya merasa, seberapa cukup penghasilan mereka untuk memenuhi kebutuhan, seberapa bersih lingkungannya, mudah atau tidak akses layanan kesehatan, hingga berapa lama waktu yang dihabiskan dalam perjalanan sehari-hari.

Data dalam artikel ini bersumber dari Numbeo, sebuah platform global yang mengandalkan kontribusi data pengguna dan kuesioner publik, kemudian diolah menggunakan rumus empiris.

Indikator yang dinilai mencakup daya beli, biaya hidup, keterjangkauan perumahan, polusi, keamanan, kualitas layanan kesehatan, waktu tempuh lalu lintas, serta iklim. Semakin tinggi skor, semakin baik kondisi hidup secara keseluruhan.

Berdasarkan statistik tahun 2026, berikut adalah 9 negara terbaik di Asia dengan kualitas hidup tertinggi, diurutkan dari yang paling unggul.

1. Oman

Oman memimpin Indeks Kualitas Hidup Asia 2026 dengan skor 207,6. Negara ini unggul dalam daya beli dan keterjangkauan perumahan, dengan rasio harga properti terhadap pendapatan yang termasuk terendah di kawasan.

Tingkat polusi relatif rendah, waktu perjalanan singkat, serta biaya hidup yang masih terjangkau membuat kehidupan sehari-hari terasa nyaman.

Meski skor layanan kesehatannya tidak tertinggi, kombinasi keamanan, stabilitas, dan kenyamanan menjadikan Oman berada di puncak daftar.

2. Jepang

Jepang menempati posisi kedua dengan skor 185,6. Negara ini dikenal memiliki standar layanan kesehatan yang sangat tinggi, tingkat keamanan yang baik, serta indeks iklim yang menguntungkan.

Meski harga properti dan waktu perjalanan di kota besar relatif tinggi, efisiensi layanan publik dan perencanaan kota yang matang memastikan kualitas hidup yang tetap stabil bagi penduduknya.

3. Qatar

Di peringkat ketiga ada Qatar dengan skor 182,7. Negara ini ditopang oleh daya beli yang sangat kuat dan tingkat keamanan yang tinggi.

Perumahan masih tergolong terjangkau, dan waktu perjalanan harian relatif singkat. Namun, tingkat polusi yang lebih tinggi serta kondisi iklim ekstrem menjadi faktor yang menurunkan skor keseluruhan.

Baca Juga: 10 Negara Paling Demokratis di Dunia

4. Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab (UEA) berada di posisi berikutnya dengan skor 175,5. Negara ini menawarkan infrastruktur modern, keamanan tinggi, dan daya beli yang kuat.

Kualitas layanan kesehatan juga tergolong baik. Meski demikian, biaya hidup dan harga properti yang tinggi terutama di kota-kota besar menjadi tantangan utama bagi sebagian penduduk.

5. Arab Saudi

Arab Saudi mencatat skor 165,3 dan menempati posisi kelima. Daya beli yang kuat, biaya hidup yang relatif rendah, serta waktu perjalanan yang masih terkendali menjadi keunggulan utama.

Namun, faktor lingkungan seperti polusi dan iklim yang panas membuat skornya tidak lebih tinggi, meskipun kualitas layanan kesehatan berada di tingkat menengah.

6. Kuwait

Kuwait berada di peringkat keenam dengan skor 162,7. Menariknya, negara ini memiliki daya beli tertinggi di antara negara-negara Asia teratas.

Namun, kualitas layanan kesehatan yang lebih rendah, tingkat polusi yang cukup berat, serta aspek keamanan yang kurang optimal menahan peringkatnya.

7. Siprus

Siprus menempati posisi ketujuh dengan skor 159,6. Negara ini didukung oleh iklim yang menyenangkan, waktu perjalanan yang wajar, dan biaya hidup yang relatif rendah.

Sayangnya, daya beli yang terbatas dan skor layanan kesehatan yang kurang kompetitif membuat Siprus belum mampu menembus papan atas.

8. Singapura

Singapura berada di peringkat kedelapan dengan skor 158,1. Negara kota ini dikenal sangat aman, memiliki layanan kesehatan berkualitas tinggi, serta tingkat polusi yang rendah.

Namun, biaya hidup yang sangat mahal, termasuk harga properti, serta waktu perjalanan yang relatif panjang menjadi faktor utama yang menekan skor kualitas hidupnya.

9. Taiwan

Taiwan melengkapi daftar dengan skor 155,5. Negara ini memiliki salah satu sistem layanan kesehatan terbaik di Asia, disertai tingkat keamanan dan kondisi iklim yang cukup baik.

Meski demikian, keterjangkauan perumahan menjadi isu utama, tercermin dari rasio harga properti terhadap pendapatan yang tinggi, sehingga membatasi peningkatan peringkat lebih lanjut.

Baca Juga: 10 Negara dengan Upah Minimum Tertinggi di Dunia 2025