Growthmates, rutinitas perawatan kulit yang baik tidak selalu membutuhkan banyak produk. Justru, penggunaan terlalu banyak produk tanpa memahami kebutuhan kulit dapat memicu masalah baru.

Rutinitas dasar yang dilakukan secara konsisten sudah cukup membantu menjaga kesehatan kulit. Menurut Dr. Neha Sachde, MD, dokter spesialis kulit peraih medali emas sekaligus pendiri dan Kepala Dermatolog di Metamorphosis Clinic, perawatan kulit idealnya berfokus pada lima langkah utama.

Langkah tersebut meliputi membersihkan, menggunakan perawatan khusus sesuai kebutuhan, melembapkan, melindungi kulit dari sinar matahari, serta memperhatikan perubahan kondisi kulit.

Dikutip dari Times of India, Minggu (6/9/2026), berikut 5 langkah yang dapat diterapkan dalam rutinitas perawatan kulit sehari-hari.

1. Mulai dengan Pembersih yang Lembut

Membersihkan wajah menjadi langkah pertama untuk mengangkat keringat, minyak berlebih, kotoran, polusi, dan sisa riasan dari permukaan kulit.

Namun, kulit tidak harus terasa sangat kesat atau kering setelah mencuci wajah. Pembersih yang terlalu keras justru dapat mengganggu lapisan pelindung alami kulit.

“Pembersih wajah sebaiknya membersihkan kulit tanpa merusak lapisan pelindung alaminya. Jika wajah terasa kencang atau kering tepat setelah dibersihkan, produk tersebut mungkin terlalu keras bagi kulit Anda,” ujar Dr. Neha.

Bagi kebanyakan orang, mencuci wajah dua kali sehari sudah cukup. Sementara itu, pemilik kulit sangat kering atau sensitif mungkin lebih nyaman membersihkan wajah pada malam hari dan cukup membilasnya dengan air pada pagi hari.

2. Gunakan Perawatan Khusus Sesuai Kebutuhan

Tahap berikutnya dapat disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing. Kandungan seperti vitamin C, niacinamide, retinoid, dan asam salisilat dapat digunakan untuk membantu mengatasi berbagai masalah, seperti pigmentasi, jerawat, tekstur kulit tidak rata, hingga tanda-tanda penuaan.

Meski demikian, semakin banyak produk tidak berarti semakin baik. Penggunaan terlalu banyak bahan aktif secara bersamaan justru dapat menyebabkan iritasi dan membuat seseorang sulit mengetahui produk mana yang memberikan hasil.

“Pilihlah bahan aktif berdasarkan masalah kulit Anda dan mulailah menggunakannya secara bertahap. Kulit Anda tidak membutuhkan campuran berbagai bahan yang rumit setiap harinya,” jelas Dr. Neha.

Baca Juga: Menjajal Ritual CollaSence™ Facial Treatment, Perawatan Kulit untuk Healthy Aging di House of ULTIMA II

3. Jangan Lewatkan Pelembap

Pelembap merupakan bagian penting dari rutinitas perawatan kulit, termasuk bagi pemilik kulit berminyak atau rentan berjerawat.

Penggunaan pelembap membantu menjaga lapisan pelindung kulit sekaligus mengurangi hilangnya kelembapan. Kulit yang terhidrasi juga dapat lebih toleran terhadap penggunaan bahan aktif tertentu.

Untuk kulit berminyak, pelembap berbentuk gel atau losion ringan yang bersifat non-komedogenik dapat menjadi pilihan. Sementara pemilik kulit kering dapat memilih formula yang lebih kaya dengan kandungan seperti ceramide, gliserin, atau asam hialuronat.

Pelembap yang sesuai seharusnya membuat kulit terasa nyaman tanpa memberikan sensasi terlalu berminyak.

4. Jadikan Tabir Surya sebagai Kebiasaan

Jika ada satu langkah yang tidak boleh dilewatkan dalam perawatan kulit, penggunaan tabir surya menjadi salah satunya.

Paparan sinar UV dapat berkontribusi terhadap tanning, pigmentasi, penuaan dini, dan berbagai bentuk kerusakan kulit lainnya.

“Tabir surya spektrum luas dengan SPF 30 atau lebih tinggi sebaiknya diaplikasikan setiap pagi, bahkan saat Anda lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan. Jika Anda berada di luar ruangan, berkeringat, atau terpapar sinar matahari dalam waktu lama, tabir surya perlu diaplikasikan ulang,” ujar Dr. Neha.

Jumlah penggunaan juga penting. Tabir surya sebaiknya diaplikasikan dalam jumlah yang cukup dan menjadi langkah terakhir dalam rutinitas perawatan kulit pada pagi hari.

5. Perhatikan Perubahan Kondisi Kulit

Langkah terakhir bukan berupa produk, melainkan kemampuan untuk mengamati kondisi kulit dan menjaga konsistensi perawatan.

Kondisi kulit dapat berubah karena berbagai faktor, termasuk cuaca, stres, hormon, perjalanan, pola makan, dan pertambahan usia. Rutinitas yang cocok setahun lalu belum tentu tetap sesuai dengan kebutuhan kulit saat ini.

Jika muncul kemerahan yang menetap, gatal, jerawat parah, pigmentasi mendadak, atau iritasi berulang, menambahkan produk baru belum tentu menjadi solusi.

Dalam kondisi tersebut, konsultasi dengan dokter spesialis kulit dapat membantu mengetahui penyebab dan menentukan perawatan yang sesuai.

Baca Juga: Bikin Glowing dan Awet Muda! Ini 6 Bahan Skincare Paling Worth It Rekomendasi Dokter Kulit