4. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung
Mengganggu lipid darah akibat timbunan lemak jenuh adalah cara cepat rusaknya kesehatan jantung. Kebanyakan makan daging kambing bisa meningkatkan risiko penyakit arteri koroner, aritmia, hingga gangguan katup jantung. Biasanya, gejala ditandai dengan nyeri dada, sesak napas, dan detak jantung yang berdebar kencang.
Agar lebih aman, hindari mengolah daging kambing dengan cara diawetkan, diasinkan secara berlebihan, atau dimasak dengan suhu ekstrem yang terlalu tinggi.
5. Meningkatkan Risiko Gangguan Fungsi Ginjal dan Asam Urat
Sebagai makanan tinggi protein, daging kambing memberikan beban kerja ekstra yang cukup berat bagi organ ginjalmu. Selain itu, daging kambing juga tinggi akan kandungan purin.
Jika senyawa purin ini menumpuk terlalu banyak di dalam tubuh, kadar asam urat kamu akan melonjak drastis dan berpotensi memicu nyeri sendi hebat (serangan asam urat) hingga terbentuknya batu ginjal.