Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Senin (17/8/2026), tak hanya diwarnai upacara dan rangkaian acara kenegaraan. Ribuan tamu undangan juga ikut memeriahkan suasana dengan mengenakan busana adat dari berbagai daerah.
Menariknya, Istana turut menggelar perlombaan busana adat terbaik bagi para tamu undangan. Empat orang akhirnya terpilih sebagai pemenang dan berhak membawa pulang hadiah berupa motor listrik.
Pengumuman pemenang disampaikan pembawa acara Paul Palele dan Azizah Hamun di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Jelang HUT ke-81 RI, Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional dari Posko NTT
Keempat pemenang tersebut yakni Sagifa yang mengenakan busana adat Lampung, Fila Kirana dengan busana adat Palembang, Ridwan Septian yang tampil mengenakan busana adat Papua, serta Ahmad Faudi yang juga mengenakan busana adat Palembang.
"Selamat kepada para peraih busana terbaik," ujar Paul, dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden pada Senin (17/08/2026).
Tak sekadar mendapat apresiasi, para pemenang busana adat terbaik juga memperoleh hadiah berupa motor listrik.
Pemberian hadiah tersebut sekaligus sejalan dengan dorongan pemerintah terhadap penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya menuju mobilitas yang lebih efisien, modern, dan berkelanjutan.
"Para peraih busana terbaik akan mendapatkan hadiah berupa motor listrik," kata Paul.
Baca Juga: Daftar Lengkap 76 Paskibraka Nasional 2026 yang Akan Bertugas di Upacara HUT ke-81 RI
Selain hadiah bagi pemenang, para tamu undangan juga mendapatkan kupon yang dapat ditukarkan di sejumlah booth di area teras Istana setelah rangkaian acara selesai.
Perayaan HUT ke-81 RI tahun ini juga kembali membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk hadir langsung di Istana.
Istana menggelar sayembara online untuk menjaring masyarakat yang ingin menjadi tamu dalam perayaan kemerdekaan. Pada tahap awal, sebanyak 5.500 undangan dibuka untuk umum.
Antusiasme masyarakat ternyata sangat tinggi. Jumlah pendaftar bahkan mencapai lebih dari 300 ribu orang. Melihat tingginya minat tersebut, Istana kemudian menambah kuota sebanyak 3.400 undangan.
Dengan demikian, masyarakat yang beruntung tidak hanya bisa menyaksikan langsung perayaan HUT Kemerdekaan di Istana, tetapi juga ikut ambil bagian dalam berbagai aktivitas yang digelar, termasuk lomba busana adat.