Lantas, bagaimana cara menerapkan gizi seimbang? Terkait hal itu, dr. Nadhira mengatakan, menerapkan pola makan bergizi seimbang tidak selalu harus rumit.

Salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah memperhatikan komposisi makanan dalam satu piring, mulai dari karbohidrat, protein, sayuran, hingga buah-buahan.

Menurut dr. Nadhira, masyarakat dapat mulai menerapkan pola makan seimbang dengan membayangkan piring makan terbagi menjadi beberapa bagian berdasarkan kelompok makanan.

Dengan cara ini, kata dia, pengaturan porsi menjadi lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebenernya gampangnya kayak si piring dibagi empat aja,” jelas dr. Nadhira.

Ia mencontohkan, sumber karbohidrat dapat berasal dari berbagai bahan makanan, seperti nasi, jagung, maupun kentang.

Sementara itu, kebutuhan protein dapat dipenuhi melalui lauk hewani, seperti ayam dan telur, serta sumber protein nabati, seperti tahu dan tempe.

“Jadi nasi, terus misalnya apa, jagung, kentang. Sepertiganya yang di sini bisa lauk protein. Misalnya kayak ayam, telur, gitu. Baru nanti tahu tempe di situ,” ungkapnya.

Selain karbohidrat dan protein, kata dia, sayuran serta buah-buahan juga menjadi bagian penting dalam menu sehari-hari.

“Mengombinasikan berbagai kelompok makanan dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi yang beragam, sehingga pola makan tidak hanya berfokus pada satu jenis makanan tertentu,” tandasnya.

Baca Juga: APPNIA: Anak Sehat dan Cerdas Berawal dari Pemenuhan Gizi yang Tepat