Growthmates, banyak orang menganggap public speaking hanya cocok untuk mereka yang ekstrovert dan percaya diri. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Seorang introvert pun bisa menjadi pembicara yang baik, asalkan mau berlatih secara bertahap dan konsisten.
Certified Trainer sekaligus Founder Brave Speakers Indonesia, Willy Tan, menegaskan bahwa public speaking bukanlah bakat bawaan, melainkan keterampilan yang dapat dipelajari oleh siapa saja.
"Introvert bisa gak sih public speaking? Tentu bisa kok. Kenapa? Karena public speaking adalah sebuah keterampilan yang dapat dilatih dan dikuasai oleh setiap orang selama orang itu niat untuk menjadi bisa," terang Willy Tan, dalam sebuah video sebagaimana Olenka kutip dari Instagram pribadinya @browillytan, Rabu (22/7/2026).
Menurut pria yang akrab disapa Bro Willy ini, kunci bagi seorang introvert bukanlah memaksa diri langsung berbicara di depan banyak orang, melainkan meningkatkan rasa percaya diri secara bertahap.Ia pun membagikan tiga langkah sederhana yang bisa dilakukan.
Langkah pertama adalah membiasakan diri berbicara di depan cermin. Cara ini membantu melatih ekspresi wajah, intonasi suara, hingga membangun rasa percaya diri tanpa tekanan dari orang lain.
Willy menyarankan untuk membicarakan topik yang paling disukai agar proses latihan terasa lebih menyenangkan.
"Coba kamu ngaca dan ngomong apa aja sesuai topik yang sangat kamu suka. Misalnya kamu suka game, coba bahas soal game yang kamu suka di depan cermin," kata Willy.
Baca Juga: Introvert Juga Bisa Jago Public Speaking, Ini Tips dari Troy Fridatama
Dengan membahas hal yang dikuasai, seseorang akan lebih mudah berbicara dengan mengalir dan mengurangi rasa gugup.
Setelah mulai nyaman berbicara sendiri, tahap berikutnya adalah mencoba berbicara di depan teman-teman terdekat. Tidak perlu langsung mengumpulkan banyak orang.
Menurut Willy, cukup mulai dari dua hingga tiga teman agar tekanan yang dirasakan tidak terlalu besar.
"Coba kumpulkan teman mungkin 2 sampai 3 orang aja. Jangan banyak-banyak dulu, sedikit dulu. Kita mulai dari kelompok kecil dulu," jelasnya.
Menurutnya, kelompok kecil dapat menjadi tempat yang aman untuk menerima masukan sekaligus membangun kepercayaan diri sebelum berbicara di forum yang lebih besar.
Jika sudah mulai percaya diri berbicara di depan teman, lanjut Willy, saatnya meningkatkan tantangan dengan bergabung dalam organisasi atau komunitas.
Di lingkungan ini, kata dia, seseorang akan memiliki kesempatan berbicara di depan delapan hingga belasan orang. Pengalaman tersebut akan membantu meningkatkan kemampuan komunikasi sekaligus mengurangi rasa takut berbicara di depan umum.
"Kalau teman sudah bisa ngobrol dengan lancar, sudah mulai ada rasa pedenya, baru yang ketiga adalah masuk ke dalam organisasi. Kelompok yang jauh lebih besar, mungkin sekitar 8 orang, 10 orang atau belasan orang. Izinkan diri kamu untuk mencoba perlahan demi perlahan," tutur Willy.
Willy pun menegaskan, proses belajar public speaking tidak perlu dilakukan secara instan. Yang terpenting adalah memberi kesempatan kepada diri sendiri untuk berkembang sedikit demi sedikit.
"Dari cermin, lalu ke teman, lalu ke organisasi atau kelompok yang jauh lebih besar," pungkas Willy.
Baca Juga: Rekomendasi 8 Buku yang Wajib Dibaca untuk Mengasah Kemampuan Public Speaking