Kebiasaan mandi masyarakat di berbagai negara ternyata memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Ada negara yang penduduknya terbiasa mandi hingga dua kali sehari, sementara masyarakat di negara lain rata-rata hanya mandi sekali dalam sehari.

Berdasarkan riset yang dipublikasikan Seasia Stats, Brasil menempati urutan pertama sebagai negara dengan frekuensi mandi tertinggi di dunia. Penduduk Brasil tercatat memiliki rata-rata kebiasaan mandi sebanyak 14 kali dalam seminggu atau sekitar dua kali sehari.

Indonesia juga masuk dalam jajaran negara dengan frekuensi mandi tertinggi. Tanah Air menempati posisi kelima dengan rata-rata 10 kali mandi per minggu. Angka tersebut berada di bawah Thailand dan Filipina yang sama-sama mencatatkan 11 kali mandi dalam seminggu.

Kolombia berada di posisi kedua dengan rata-rata 12 kali mandi per minggu. Sementara itu, Meksiko menempati urutan keenam dengan 8,5 kali mandi dalam seminggu.

Baca Juga: 10 Negara Paling Gak Percaya Polisi, Indonesia Nomor 1 di Dunia

Adapun Australia dan Venezuela mencatatkan rata-rata delapan kali mandi per minggu. Nigeria dan Peru berada di posisi berikutnya dengan masing-masing 7,5 kali mandi dalam seminggu. Amerika Serikat melengkapi daftar dengan rata-rata 7,2 kali mandi per minggu.

Berikut daftar 11 negara dengan frekuensi mandi tertinggi di dunia berdasarkan riset Seasia Stats:

  1. Brasil: 14 kali per minggu
  2. Kolombia: 12 kali per minggu
  3. Thailand: 11 kali per minggu
  4. Filipina: 11 kali per minggu
  5. Indonesia: 10 kali per minggu
  6. Meksiko: 8,5 kali per minggu
  7. Australia: 8 kali per minggu
  8. Venezuela: 8 kali per minggu
  9. Nigeria: 7,5 kali per minggu
  10. Peru: 7,5 kali per minggu
  11. Amerika Serikat: 7,2 kali per minggu

Perbedaan frekuensi mandi masyarakat dunia dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari iklim, budaya, hingga gaya hidup. Negara-negara dengan suhu panas dan tingkat kelembapan tinggi umumnya memiliki kebiasaan mandi lebih sering dibandingkan wilayah beriklim sejuk.

Baca Juga: 8 Negara dengan Murid Paling Pintar di Dunia, China dan Singapura Unggul!

Kondisi tersebut terlihat di sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Thailand, dan Filipina. Cuaca panas membuat masyarakat lebih sering mandi untuk menyegarkan tubuh sekaligus menjaga kebersihan setelah beraktivitas.

Di kota-kota besar seperti Jakarta, Bangkok, dan Manila, mandi lebih dari sekali sehari sudah menjadi bagian dari rutinitas sebagian masyarakat. Biasanya, mandi dilakukan pada pagi hari sebelum beraktivitas, kemudian diulang pada sore atau malam hari setelah bekerja maupun bepergian.

Selain cuaca, kondisi perkotaan juga dapat memengaruhi kebiasaan tersebut. Kemacetan, polusi udara, serta perjalanan panjang menuju tempat kerja membuat sebagian orang memilih mandi kembali setelah sampai di rumah.

Sebaliknya, masyarakat di negara dengan iklim lebih sejuk cenderung memiliki frekuensi mandi yang lebih rendah. Amerika Serikat, misalnya, mencatatkan rata-rata 7,2 kali mandi dalam seminggu atau sekitar satu kali sehari.

Faktor lain seperti perbedaan musim, kebiasaan menghemat air, dan pola hidup juga turut membentuk rutinitas mandi masyarakat. Di sejumlah negara ASEAN, peningkatan pendapatan serta akses terhadap infrastruktur air bersih juga mendukung kebiasaan menjaga kebersihan tubuh.

Di luar faktor lingkungan, mandi juga memiliki kaitan erat dengan nilai budaya dan norma sosial. Bagi sebagian masyarakat Asia Tenggara, menjaga kebersihan tubuh bukan hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari kebiasaan sosial dan praktik keagamaan.