6. Mark Zuckerberg — US$197 miliar

Mark Zuckerberg berada di peringkat keenam dengan kekayaan sekitar US$197 miliar atau sekitar Rp3,496 kuadriliun.

Kekayaannya meningkat sekitar US$6 miliar sepanjang Agustus 2026. Sebagian besar aset Zuckerberg berasal dari kepemilikannya di Meta, perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Zuckerberg memiliki sekitar 13 persen saham Meta.

Kinerja bisnis iklan Meta juga menjadi salah satu faktor yang mendukung nilai perusahaan. Pada kuartal II 2026, pendapatan iklan Meta tumbuh 27 persen secara tahunan, ditopang oleh peningkatan jumlah tayangan iklan dan rata-rata harga iklan.

Setelah sempat terkoreksi lebih dari 23 persen dalam setahun terakhir, saham Meta diproyeksikan mengalami penguatan hampir 50 persen.

7. Larry Ellison — US$193 miliar

Pendiri Oracle, Larry Ellison, naik satu peringkat ke posisi ketujuh dengan kekayaan US$193 miliar atau sekitar Rp3,425 kuadriliun.

Kekayaan Ellison meningkat sekitar US$25 miliar sepanjang Agustus 2026, seiring dengan kenaikan saham Oracle sekitar 15 persen.

Ellison merupakan pendiri sekaligus Chief Technology Officer (CTO) Oracle dan memiliki sekitar 40 persen saham perusahaan.

Pertumbuhan bisnis infrastruktur cloud dan AI menjadi salah satu faktor yang menopang kinerja Oracle sekaligus meningkatkan nilai kepemilikan Ellison.

8. Jensen Huang — US$191 miliar

Jensen Huang turun satu peringkat ke posisi kedelapan meski kekayaannya justru meningkat. Pendiri sekaligus CEO Nvidia tersebut memiliki kekayaan sekitar US$191 miliar atau setara Rp3,390 kuadriliun.

Kekayaan Huang bertambah sekitar US$17 miliar sepanjang Agustus 2026, sejalan dengan penguatan saham Nvidia.

Pada 27 Agustus 2026, saham Nvidia melonjak 8,7 persen setelah perusahaan melaporkan pendapatan kuartalan sebesar US$96,2 miliar.

Tingginya permintaan terhadap cip yang digunakan dalam pembangunan infrastruktur AI menjadi salah satu pendorong utama kinerja Nvidia.

9. Steve Ballmer — US$155 miliar

Mantan CEO Microsoft, Steve Ballmer, berada di posisi kesembilan dengan kekayaan sekitar US$155 miliar atau sekitar Rp2,751 kuadriliun.

Kekayaan Ballmer meningkat sekitar US$10 miliar sepanjang Agustus 2026.

Sumber utama kekayaan Ballmer berasal dari kepemilikannya di Microsoft. Saat pensiun dari perusahaan pada 2014, ia memiliki sekitar 4 persen saham Microsoft dan hingga kini masih mempertahankan sebagian besar kepemilikannya.

Ballmer juga pernah menyebut dirinya sebagai pemegang saham individu terbesar Microsoft.

10. Amancio Ortega — US$148 miliar

Amancio Ortega melengkapi daftar 10 orang terkaya di dunia dengan kekayaan sekitar US$148 miliar atau setara Rp2,627 kuadriliun.

Kekayaan pendiri Inditex tersebut meningkat sekitar US$5 miliar sepanjang Agustus 2026. Namanya menjadi sorotan karena berhasil masuk ke jajaran 10 besar miliarder dunia pada September 2026.

Ortega dikenal sebagai salah satu pelopor industri fast fashion. Ia mendirikan Inditex bersama Rosalia Mera pada 1975. Perusahaan tersebut merupakan induk dari sejumlah merek fesyen global, termasuk Zara, Massimo Dutti, dan Pull & Bear.

Ortega memiliki sekitar 60 persen saham Inditex, sehingga pergerakan kinerja perusahaan turut memberikan pengaruh besar terhadap nilai kekayaannya.

Nah Growthmates, daftar 10 orang terkaya di dunia pada September 2026 masih menunjukkan kuatnya dominasi sektor teknologi.

Delapan dari 10 nama di dalam daftar memiliki kekayaan yang sebagian besar berkaitan dengan perusahaan teknologi, mulai dari Tesla, SpaceX, Google, Amazon, Dell Technologies, Meta, Oracle, hingga Nvidia dan Microsoft.

Sementara itu, Amancio Ortega menjadi pengecualian sekaligus satu-satunya miliarder dalam daftar tersebut yang sumber kekayaannya berasal dari industri fesyen.

Baca Juga: Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia Agustus 2026 Versi Forbes