Growthmates, mencicipi kuliner khas kini menjadi salah satu alasan utama banyak orang saat memilih destinasi liburan.
Tak sedikit wisatawan yang rela menyusun seluruh agenda perjalanan demi berburu makanan legendaris, jajanan kaki lima, hingga restoran terbaik di kota tujuan.
Melihat tren tersebut, Time Out merilis daftar destinasi kuliner terbaik di dunia yang menilai kekayaan cita rasa lokal, tradisi kuliner, budaya makanan jalanan, hingga inovasi restoran modern.
Dikutip dari Times Now News, Rabu (1/7/2026), deretan kota ini menawarkan pengalaman bersantap yang lebih dari sekadar memanjakan lidah.
Dari pasar tradisional yang ramai hingga restoran kelas dunia, setiap destinasi menghadirkan cita rasa yang mencerminkan budaya, sejarah, dan identitas masyarakat setempat.
1. New Orleans, Amerika Serikat
New Orleans menempati posisi pertama berkat warisan kulinernya yang unik dan kaya pengaruh budaya. Masakan di kota ini merupakan perpaduan tradisi Prancis, Afrika, Spanyol, Karibia, hingga Vietnam.
Pengunjung dapat menikmati berbagai hidangan ikonik seperti gumbo, jambalaya, po'boy, serta aneka hidangan laut segar.
Yang membuat pengalaman bersantap di New Orleans semakin istimewa adalah suasana kota yang dipenuhi musik, festival, dan budaya lokal. Di sini, makanan bukan sekadar santapan, tetapi bagian dari identitas masyarakat.
2. Bangkok, Thailand
Bangkok telah lama dikenal sebagai salah satu surga kuliner dunia. Jalan-jalannya dipenuhi pedagang kaki lima yang menyajikan berbagai hidangan dengan aroma menggoda, mulai dari kari, mi, hingga makanan laut.
Keunggulan Bangkok terletak pada kemampuannya menghadirkan makanan lezat untuk semua kalangan.
Wisatawan dapat menikmati semangkuk boat noodles dengan harga terjangkau atau bersantap di restoran mewah berstandar internasional. Apa pun pilihannya, cita rasa khas Thailand selalu meninggalkan kesan mendalam.
3. Medellín, Kolombia
Medellín berkembang menjadi salah satu destinasi kuliner paling menarik di Amerika Latin. Hidangan tradisional Kolombia tetap menjadi daya tarik utama, sementara generasi baru para koki menghadirkan interpretasi modern menggunakan bahan-bahan lokal.
Pasar tradisional menawarkan beragam buah tropis yang mungkin belum pernah ditemui wisatawan sebelumnya.
Sementara itu, kafe-kafe di berbagai sudut kota menyuguhkan kopi Kolombia berkualitas tinggi yang telah mendunia.
4. Cape Town, Afrika Selatan
Keberagaman budaya menjadikan Cape Town memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa. Masakan Afrika berpadu dengan pengaruh Belanda, Melayu, dan India, menghasilkan hidangan yang kaya rasa.
Lokasinya yang berada di pesisir juga membuat makanan laut segar menjadi menu andalan. Banyak restoran menawarkan pemandangan laut yang spektakuler, sehingga pengalaman bersantap terasa semakin berkesan.
Baca Juga: 9 Makanan Terpopuler di Dunia 2026 yang Dulu Dianggap Aneh
5. Madrid, Spanyol
Madrid berhasil memadukan tradisi dan inovasi dalam dunia kuliner. Kota ini dipenuhi kedai-kedai legendaris yang menyajikan hidangan klasik seperti croquetas dan tortilla española, berdampingan dengan restoran modern yang terus menghadirkan kreasi baru.
Budaya makan di Madrid juga sangat sosial. Menikmati tapas bersama teman atau keluarga menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.
6. Mexico City, Meksiko
Mexico City menjadi destinasi wajib bagi pencinta kuliner yang ingin mengeksplorasi salah satu tradisi memasak tertua dan terkaya di dunia.
Selain taco yang telah mendunia, kota ini menawarkan beragam hidangan khas dari berbagai wilayah Meksiko.
Resep-resep tradisional yang diwariskan turun-temurun tetap dipertahankan, namun dipadukan dengan sentuhan modern yang membuat pengalaman kuliner semakin menarik.
7. Lagos, Nigeria
Lagos menghadirkan pengalaman kuliner yang penuh energi, sama seperti kehidupan kotanya.
Beberapa hidangan yang wajib dicoba antara lain jollof rice, suya, dan pepper soup.
Budaya makanan kaki lima sangat hidup di kota ini, sementara restoran-restoran baru terus bermunculan dengan interpretasi modern terhadap resep tradisional Nigeria.
8. Shanghai, Tiongkok
Shanghai memadukan tradisi kuliner Tiongkok yang telah berusia ratusan tahun dengan gaya hidup metropolitan modern.
Kota ini terkenal dengan xiaolongbao atau pangsit berkuah, babi rebus khas Shanghai, serta berbagai olahan makanan laut segar.
Restoran tradisional berdampingan dengan restoran kontemporer yang terus berinovasi tanpa meninggalkan akar budaya kuliner Tiongkok.
9. Paris, Prancis
Paris tetap mempertahankan reputasinya sebagai salah satu ibu kota kuliner dunia.
Mulai dari roti artisan, croissant berlapis mentega, hingga restoran berbintang Michelin, kota ini menjadikan makanan sebagai bagian dari seni dan gaya hidup.
Bahkan menikmati secangkir kopi dan pastry di sebuah kafe kecil sudah menjadi pengalaman kuliner yang sulit dilupakan.
10. Jakarta, Indonesia
Jakarta melengkapi daftar 10 besar berkat kekayaan kuliner yang merepresentasikan keberagaman Indonesia.
Sebagai ibu kota, Jakarta menjadi tempat bertemunya berbagai cita rasa dari ribuan pulau di Nusantara. Mulai dari jajanan kaki lima, pasar tradisional, hingga restoran modern, semuanya menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda.
Penggunaan rempah-rempah yang kaya, aneka hidangan khas daerah, serta keramahan masyarakat membuat Jakarta menjadi destinasi yang tepat bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya Indonesia melalui makanan.
Nah Growthmates, daftar terbaru dari Time Out di atas menunjukkan bahwa wisata kuliner kini bukan lagi sekadar pelengkap perjalanan, melainkan tujuan utama bagi banyak wisatawan. Setiap kota menawarkan karakter, sejarah, dan budaya yang tercermin dalam setiap hidangan yang disajikan.
Baca Juga: 9 Restoran Berbintang Michelin Paling Unik di Dunia