Untuk menjaga hidrasi, Yuki tidak hanya mengandalkan air mineral. Ia juga memperhatikan asupan elektrolit, salah satunya melalui air kelapa.
“Jadi cara simpelnya untuk to balance it all, sebenarnya aku simpel dari yang hidrasinya dulu. Karena hidrasi itu kan macam-macam. Nggak cuma mineral water doang, tapi ada yang electrolyte yang badan kita butuhkan. Salah satunya dari kelapa. Kelapa itu sangat baik untuk tubuh kita,” kata Yuki.
Ditegaskan Yuki, kebiasaan tersebut menjadi semakin penting karena aktivitas sehari-hari di Indonesia kerap berlangsung dalam kondisi cuaca yang panas. “Indonesia ini kering, panas. Jadi banyak cairan air yang keluar, jadinya di kulit kita juga lebih kering,” tegasnya.
Menjaga kesehatan tubuh juga dilakukan Yuki melalui olahraga. Dengan jadwal pekerjaan yang tidak selalu sama, ia memilih untuk tidak menetapkan satu waktu khusus untuk berolahraga, melainkan menyesuaikannya dengan agenda harian.
“Misal, ada kerjaan di pagi hari, nah berarti kalau saya mau lari, entah saya lari subuh atau saya lari habis kelar kerja, berarti malam. Penyesuaian aja sih semuanya untuk si olahraga sendiri,” jelas Yuki.
Jenis olahraga yang dipilih pun bisa berbeda sesuai kebutuhan dan waktu yang tersedia. Ketika ingin berlari, ia dapat melakukannya sebelum atau setelah bekerja. Sementara untuk olahraga di dalam ruangan, pilates menjadi salah satu pilihan yang menurutnya mudah disesuaikan dengan jadwal.
“Kalau misalnya olahraganya yang lagi mau pilates, yang di dalam ruangan, nah sekarang kan alhamdulillah di Jakarta itu udah banyak banget studio-studio pilates. Dan maksudnya untuk kita yang waktunya tidak menentu, jam-jam yang disediakan itu juga banyak opsinya,” kata Yuki.
“Jadi ya itu tinggal pencarian dan peng-schedulen kita sendiri aja sih. Tidak ada alasan untuk nggak olahraga,” lanjutnya.
Bagi Yuki, konsistensi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan kulit. Karena itu, rutinitas skincare sudah ia lakukan sejak bersiap meninggalkan rumah.

“Kalau misalnya rangkaian skincare, ya pasti dari awal berangkat, berangkat dari rumah, ya rangkaian itu udah terlaksana,” terangnya.
Berbagai kebiasaan tersebut kemudian ia kaitkan dengan konsep skin longevity, yakni bagaimana menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang. Menurut Yuki, kesehatan kulit tidak bisa hanya bergantung pada satu produk, tetapi perlu didukung oleh keseimbangan antara perawatan dari luar dan gaya hidup.
“Untuk investasi kulit aku ke depannya, paling rangkaian-rangkaian lifestyle sesuai ya dengan skin longevity di tahun ini, di 2026 ini. Bahwa bukan cuma soal apa yang kita gunakan di luar, tapi juga wellness tadi, soal lifestyle dan juga pilihan skincare yang nggak bisa kita pisah. Semuanya harus bersatu demi mendukung kesehatan kulit jangka panjang,” pungkasnya.
Dengan aktivitas yang padat, Yuki menyadari bahwa menjalani seluruh rutinitas tersebut secara bersamaan memang membutuhkan penyesuaian.
Namun, menurutnya, menjaga kesehatan kulit dan tubuh tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit. Justru kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bentuk investasi untuk jangka panjang.
“Kehidupan ini kan agak padat. Tapi, kalau perlahan-perlahan kita bisa saling ngebalance-in semuanya, dari salah satunya adalah menjaga kekuatan kulit, menjaga kita dari paparan sinar UV dengan rutin memakai skincare-nya,” tutur Yuki.
“Semuanya itu jadi hal yang simpel untuk investasi kita sampai jangka panjang gitu. Coba membiasakan aja,” tutupnya.
Baca Juga: Wardah PDRN Sunscreen Hadir dengan UV Thermal Relief Technology, Ini Keunggulannya