Co-Founder dan CEO Jago Coffee, Yoshua Tanu, mengungkap alasan di balik memilih opsi pendanaan modal Ventura. Ia menilai ini merupakan strategi yang ditempuh perusahaan untuk mempercepat pertumbuhan bisnis.

Dalam sebuah kesempatan, Yoshua menjelaskan bahwa pertumbuhan secara organik melalui pendekatan bootstrap sebenarnya tetap menjadi opsi yang bisa dipertimbangkan oleh para pelaku usaha. 

Namun, untuk Jago Coffee, ia menilai pendanaan modal ventura menjadi pilihan yang lebih tepat guna mendorong ekspansi bisnis secara lebih cepat. Terlepas dari jalur pertumbuhan, ia juga ingin menghadirkan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan pelanggan.

Baca Juga: Kisah CEO Jago Coffee Gagal dalam Berinovasi

“Kita emang mau mempercepat pertumbuhan kita. Mau mempercepat, karena kita tau customers have a lot of high value for the product. Kenapa gak bisa kita memperluaskan value tersebut untuk ke customer-customer lain,” ujar Yoshua seperti Olenka kutip, Minggu (!2/4/2026).

Yoshua juga menyoroti menyoroti bahwa tidak semua masyarakat di Indonesia memiliki akses untuk menikmati kopi segar dengan kualitas setara ritel, tetapi dengan harga yang lebih terjangkau. Untuk mendapatkan kualitas seperti itu, biasanya orang harus datang langsung ke kebun kopi, yang tentu tidak mudah.

Karena itu, keputusan untuk bertumbuh secara organik atau menggunakan pendanaan eksternal sangat bergantung pada tahap perkembangan perusahaan. Pelaku usaha perlu mempertimbangkan strategi yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnisnya.

Baca Juga: Rayakan Ramadan, ShopBack dan Jago Coffee Bagi-Bagi 10.000 Minuman Gratis untuk Warga Jakarta

Namun, terlepas dari pilihan tersebut, hal yang paling penting adalah memiliki visi yang jelas dalam menjalankan bisnis, serta memastikan produk atau layanan yang diberikan benar-benar mampu memberikan nilai terbaik bagi pelanggan.

“Tapi yang penting dari semua hal tersebut, whether you need or you don't need in terms of external funding, yang paling pentingnya adalah bagaimana kita bisa membuatkan visi-visi untuk whatever business model you're in, untuk memberikan ke customer yang terbaik,” imbuhnya.