Puasa menyimpan berbagai manfaat positif bagi kesehatan. Mulai dari membantu menjaga fungsi jantung, mendukung penurunan berat badan, hingga berkontribusi pada keseimbangan kesehatan mental.
Tak hanya itu, sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa puasa berpotensi menekan risiko berkembangnya penyakit tertentu, termasuk kanker.
Namun, apabila perubahan pola tidur dan kebiasaan makan selama berpuasa tidak dikelola dengan baik, kondisi ini justru dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan. Alih-alih memberi manfaat, tubuh bisa mengalami gangguan bahkan lebih rentan terhadap munculnya berbagai masalah kesehatan.
Mengutip dari berbagai sumber, Minggu (15/3/2026), berikut beberapa gangguan kesehatan yang perlu diwasapadai saat berpuasa. Simak baik-baik, ya!
Baca Juga: Jangan Diabaikan, Ini 5 Tips Jaga Tubuh Tetap Sehat saat Puasa
1. Dehidrasi
Dehidrasi bisa terjadi karena kurangnya asupan cairan antara waktu berbuka hingga sahur, terutama jika sering mengonsumsi minuman berkafein atau melakukan aktivitas berat yang memicu banyak keringat.
Untuk mencegahnya, penuhi kebutuhan cairan dengan minum sekitar 8 gelas air per hari menggunakan pola 2-4-2: dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.
Konsumsi buah tinggi kandungan air seperti semangka, melon, jeruk, dan tomat juga dapat membantu menjaga hidrasi tubuh.
2. Sakit Kepala
Dehidrasi, kurang tidur, dan turunnya kadar gula darah saat puasa dapat memicu pusing, lemas, sulit konsentrasi, hingga sakit kepala. Untuk mencegahnya, pastikan waktu tidur cukup, minimal 4 jam sebelum sahur, dan beri jeda setelah makan sebelum kembali tidur agar asam lambung tidak naik.
Pilih menu sahur dan berbuka dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau kentang agar kadar gula darah tetap stabil sepanjang hari.
3. Sembelit
Sembelit saat puasa biasanya terjadi karena kurang serat, cairan, dan aktivitas fisik. Gejalanya meliputi BAB keras dan perut terasa penuh, bahkan bisa meningkatkan risiko ambeien.
Cegah dengan cukup minum, rutin bergerak, serta konsumsi buah dan sayur saat sahur dan berbuka. Jika keluhan berlanjut, segera konsultasikan ke dokter.
4. Gangguan Pencernaan
Hidangan manis dan berminyak saat sahur atau berbuka memang menggugah selera, tetapi bisa memicu gangguan pencernaan seperti kembung dan nyeri perut. Kebiasaan melewatkan sahur atau langsung tidur setelah makan juga dapat meningkatkan risiko asam lambung naik.
Untuk mencegahnya, usahakan tidak skip sahur dan beri jeda sebelum berbaring setelah makan. Pilih menu bergizi seimbang yang ramah untuk pencernaan, seperti sayur, buah, ikan, daging tanpa lemak, dan kacang-kacangan.
5. Tekanan Darah Rendah
Selama berpuasa, sebagian orang lebih rentan mengalami tekanan darah rendah. Dampaknya bisa berupa tubuh terasa lemas, mudah pusing, kurang bertenaga, bahkan hingga pingsan.
Agar kondisi ini tidak terjadi, pastikan kebutuhan cairan dan asupan garam tetap terpenuhi saat sahur dan berbuka, serta cukupi waktu istirahat supaya tubuh tetap stabil sepanjang hari.
Itulah beberapa gangguan kesehatan yang kerap kali muncul saat berpuasa. Semoga bermanfaat, ya!