Membangun bisnis yang terus berkembang tidak cukup hanya dengan bekerja dari balik meja kantor. Menurut Content Creator sekaligus entrepreneur Theo Derick, pertumbuhan sebuah bisnis sangat bergantung pada pertumbuhan pribadi sang pendirinya.
Dalam pandangannya, founder yang ingin membawa bisnisnya naik ke level berikutnya harus berani keluar dari zona nyaman, membangun jaringan, serta mengembangkan pola pikir yang mendukung pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang.
"Seorang founder business, kalau mau bisnisnya growing, dia nggak boleh di kantor doang. Karena pengembangan bisnis itu akan berjalan sejajar dengan pengembangan diri dari owner business tersebut," papar Theo, dalam sebuah video sebagaimana dikutip dari laman Instagram pribadinya, Jumat (12/6/2026).
Theo menjelaskan bahwa terdapat dua aspek utama yang perlu terus dikembangkan oleh seorang founder.
Pertama adalah pengembangan mindset dan mentalitas sebagai pemimpin bisnis. Menurutnya, banyak pemilik usaha yang terjebak dalam aktivitas operasional sehari-hari sehingga lupa mempersiapkan bisnis untuk tumbuh secara berkelanjutan.
Padahal, ketika bisnis mulai menunjukkan performa yang baik, seorang founder seharusnya mulai fokus membangun tim dan sistem kerja yang solid.
"Founder itu harus ngerti, ketika caseload-nya bagus, dia harus bangun tim dan sistem supaya dia bisa bangun jalan untuk sustainable company," katanya.
Dengan adanya tim yang kuat dan sistem yang terstruktur, perusahaan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada kehadiran pemilik bisnis. Hal ini, kata dia, menjadi fondasi penting agar bisnis mampu bertahan dan terus berkembang dalam jangka panjang.
Selain mindset, Theo menilai, pengembangan jaringan atau networking juga menjadi faktor yang tidak kalah penting. Menurutnya, bisnis yang ingin bertumbuh dan melakukan scale up tidak mungkin berjalan sendiri tanpa melibatkan pihak lain.
"Founder itu nggak mungkin bisa di kantor doang. Karena kalau bisnis mau scale up, itu pasti butuh pihak lain. Either itu kolaborator, investor, ataupun buyer," jelasnya.
Ia menambahkan, relasi yang luas dapat membuka berbagai peluang baru, mulai dari kerja sama strategis, akses pendanaan, hingga perluasan pasar yang mampu membawa bisnis ke skala yang lebih besar.
Baca Juga: Theo Derick: Jangan Andalkan Satu Provider, Entrepreneur Wajib Punya Backup Koneksi
Nah, agar memiliki waktu untuk mengembangkan diri dan memperluas jaringan, Theo menekankan pentingnya kemampuan delegasi. Menurutnya, founder perlu mulai mempercayakan sebagian tanggung jawab kepada tim yang kompeten.
Langkah tersebut dapat dilakukan melalui proses grooming karyawan potensial, merekrut kepala divisi yang berpengalaman, hingga membangun sistem yang memudahkan pemantauan seluruh aktivitas bisnis.
"Untuk bisa punya mindset dan network yang berkembang, kita itu butuh waktu dan fleksibilitas. Gimana caranya? Delegasi, grooming, atau hiring head divisi, plus bangun sistem yang mempermudah overview bisnis," ungkap Theo.
Ia pun menjelaskan bahwa sistem yang baik seharusnya mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perusahaan, mulai dari penjualan, akuntansi, inventaris, hingga pengelolaan hubungan pelanggan atau customer relationship management (CRM).
Menurut Theo, penggunaan teknologi yang terintegrasi dapat membantu pemilik bisnis mengambil keputusan dengan lebih cepat dan akurat.
"Mulai dari sales, akuntansi, inventory, sampai ke CRM. Dan itu sangat bagus kalau semuanya bisa terintegrasi dalam satu software bisnis. Jadi bisa lebih rapi, lebih kebaca, dan gampang dikontrol," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Theo juga menyoroti pentingnya penggunaan software manajemen bisnis yang mampu mengintegrasikan berbagai fungsi operasional perusahaan dalam satu platform.
Dengan sistem yang terhubung, pelaku usaha dapat memantau performa bisnis secara lebih efisien, termasuk saat melakukan evaluasi kinerja pada akhir tahun.
Bagi Theo, kombinasi antara mindset yang terus berkembang, jaringan yang luas, kemampuan delegasi, dan dukungan teknologi merupakan kunci utama bagi founder yang ingin membangun bisnis yang tidak hanya tumbuh cepat, tetapi juga berkelanjutan.
Baca Juga: Ingin Bisnis Naik Level? Ini Strategi Scale Up ala Theo Derick