Ia juga mendorong penguatan isu kesehatan mental di sekolah serta peningkatan kepedulian sosial terhadap siswa dari keluarga rentan.

“Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak. Pendekatan personal serta perhatian terhadap kondisi ekonomi siswa sangat penting,” katanya.

Lebih lanjut, Puan meminta pemerintah memperkuat jangkauan program bantuan sosial, terutama di daerah. Menurutnya, tragedi di Ngada tidak bisa dilepaskan dari akar persoalan kemiskinan.

“Kita harus melihat kasus ini lebih dalam. Akar masalahnya adalah kemiskinan, dan negara wajib hadir untuk mengatasinya,” tegas Puan.

Ia menekankan perlunya sinergi antara kebijakan pendidikan dan program bantuan sosial pemerintah agar persoalan mendasar dapat ditangani secara komprehensif.

“Program pemerintah harus diarahkan untuk mengatasi persoalan kemiskinan agar kejadian serupa tidak terulang. Jangan sampai ada lagi anak Indonesia kehilangan nyawa hanya karena merasa tertekan tidak mampu membeli buku dan pulpen,” pungkas Puan.