Si.Se.Sa. kembali menghadirkan perayaan tahunan fashion syar’i lewat Annual Fashion Show 2026 yang digelar pada 28 Januari 2026 di Ballroom The Langham Hotel, Jakarta.

Mengusung tema “The Kaleidoscope”, perhelatan ini bukan sekadar peluncuran koleksi, tetapi menjadi ruang ekspresi tentang keberagaman identitas, gaya hidup, dan kebutuhan Muslimah masa kini.

Melalui lebih dari 100 koleksi yang ditampilkan, Si.Se.Sa. menggambarkan bagaimana busana syar’i bisa hadir dalam berbagai peran kehidupan perempuan, mulai dari keseharian yang praktis, momen formal yang elegan, hingga koleksi spesial Ramadan dan Idulfitri.

Setiap desain tetap berpegang pada prinsip syar’i, yaitu siluet longgar, tidak transparan, menutup aurat, serta dipadukan dengan khimar dalam berbagai gaya dan ukuran, tanpa mengorbankan sisi estetika dan modernitas.

Siluet A-line dan klok mendominasi keseluruhan koleksi, menghadirkan kesan feminin, anggun, dan nyaman dikenakan. Sentuhan artistik diperkuat lewat detail eksklusif seperti kristal Swarovski Austria, aplikasi pleats, serta bordir handmade yang membuat setiap busana terasa personal dan berkarakter.

Sebanyak 106 looks dibagi ke dalam lima seri utama. Koleksi kasual hadir lewat lini Si.Se.Sa. Blue dan Basic dalam Pique-Nique Collection yang mengusung desain minimalis, feminin, dan nyaman, dengan material seperti katun, flanel, fleece, hingga scuba dalam palet warna pastel dan cerah. Eksplorasi denim juga dihadirkan dalam Bohemian Jeans Collection yang memberi sentuhan modern dan kasual pada busana syar’i.

Baca Juga: Berkenalan dengan Sansa Enandera, ‘Si Bungsu’ Pendiri Jenama Fesyen Muslim Si.Se.Sa

Nuansa elegan ditampilkan melalui seri formal dengan material premium seperti chiffon, brokat, tulle, organza, dan jacquard. Lini Si.Se.Sa. Black tampil kuat dengan dominasi warna hitam, aksen emas, serta kristal Swarovski Austria yang menghadirkan kesan glamor tanpa meninggalkan nilai syar’i.

Identitas visual Si.Se.Sa. semakin kuat lewat Shimmering Collection yang menampilkan motif monogram khas dalam nuansa cokelat, marun, hingga pastel lembut. Motif limited edition ini ditampilkan dengan efek timbul menyerupai 3D, menciptakan dimensi visual yang unik dan artistik.

Dimensi sosial juga hadir melalui koleksi solidaritas Palestina, dengan adaptasi motif keffiyeh pada abaya dan khimar—sebuah simbol identitas, perjuangan, dan kepedulian yang diterjemahkan ke dalam desain busana syar’i.

Tema “The Kaleidoscope” juga diwujudkan lewat Family Set Ied Fitr Collection, yang mengangkat wastra Nusantara seperti tenun Aceh dan Sumatera Barat.

Kain tradisional tersebut diolah dalam desain modern, outerwear kontemporer, dress feminin, layering brokat, tulle, dan satin, sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan masyarakat pascabencana, sekaligus perayaan kekayaan budaya Indonesia.

Panggung fashion show semakin hidup dengan kehadiran para muse selebriti. Paula Verhoeven tampil anggun dalam dress velvet premium berpadu Arabic chiffon dan long cape berdetail bordir handmade.

Hamidah Rachmayanti memancarkan kelembutan lewat shimmering glass fabric bernuansa nude brown. Sementara Celine Evangelista tampil memukau dalam rancangan glamor-syar’i berbahan tulle dan kristal dengan siluet flowy yang merepresentasikan kekuatan dan kelembutan perempuan Muslim modern.

Lewat Annual Fashion Show 2026, Si.Se.Sa. tidak hanya memperkenalkan koleksi baru, tetapi juga menghadirkan narasi tentang Muslimah modern yang beragam, kuat, lembut, spiritual, stylish, dan tetap setia pada nilai yang diyakini. Sebuah kaleidoskop kehidupan yang diterjemahkan ke dalam bahasa fashion.