Sepanjang 2025, misalnya, kampanye Hari Belanja Lokal disebut berhasil membantu penjual lokal meningkatkan penjualan hingga dua kali lipat melalui dukungan berbagai voucher selama periode kampanye berlangsung.
Sementara itu, kanal Shopee Pilih Lokal juga mendorong peningkatan pendapatan penjual hingga 40 persen pada 2025 lewat berbagai promo khusus produk lokal yang didukung voucher Shopee dengan total nilai mencapai Rp165 miliar
Radynal menegaskan bahwa dukungan promosi dan subsidi dari platform digital kini menjadi salah satu stimulus penting dalam menjaga daya saing usaha lokal di tengah kompetisi marketplace yang semakin ketat.
“Data internal kami menunjukkan bahwa dukungan promosi dan subsidi dari platform menjadi salah satu stimulus penting untuk menjaga daya saing usaha lokal dan mendorong pertumbuhan transaksi secara berkelanjutan di ekosistem digital. Melalui dukungan ini, kami ingin memastikan produk lokal tidak hanya hadir di ekosistem digital, tetapi juga mampu menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia serta memiliki daya saing yang semakin kuat di era digital,” tutup Radynal.
Efektivitas promosi berbasis voucher juga diperkuat oleh sejumlah penelitian. Salah satunya adalah studi yang dipublikasikan di ScienceDirect yang menggunakan data transaksi riil dari platform e-commerce.
Penelitian tersebut menemukan bahwa promosi berbentuk voucher dan kupon memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan penjualan maupun conversion rate.
Riset tersebut menunjukkan bahwa konsumen cenderung lebih responsif terhadap promo yang memberikan penghematan secara langsung.
Selain itu, voucher juga dinilai mampu mengurangi hambatan psikologis saat proses checkout berlangsung.
Dalam praktiknya, promo berbasis diskon dianggap efektif mempercepat keputusan pembelian sekaligus meningkatkan probabilitas transaksi, terutama di tengah tingginya persaingan antarpenjual di platform marketplace.
Baca Juga: Shopee dan Mitra Logistik Perkuat Peran Perempuan Lewat Pelatihan Digital di Hari Kartini