Sebanyak lebih dari 2.500 ibu rumah tangga dan generasi muda di Indonesia telah mengikuti pelatihan literasi digital melalui kolaborasi antara Shopee Indonesia dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia sepanjang 2025.

Program bertajuk Emak-Emak Matic dan Gen Matic ini digelar di delapan kota, yakni Malang, Jakarta, Bogor, Solo, Balikpapan, Kediri, Bali, dan Tangerang.

Melalui program tersebut, para peserta dibekali keterampilan digital untuk memanfaatkan peluang ekonomi di ekosistem Shopee, baik sebagai penjual, merchant kuliner di ShopeeFood, maupun kreator dalam Shopee Affiliate Program.

Hasilnya, para peserta mencatatkan peningkatan performa yang signifikan setelah mengikuti pelatihan. Rata-rata penjualan toko di Shopee meningkat hingga tiga kali lipat, pesanan merchant ShopeeFood naik hingga 1,8 kali, dan komisi afiliator bahkan melonjak hingga delapan kali lipat.

Sebagai penutup rangkaian pelatihan, Shopee bersama Kemenekraf RI menggelar acara “Laporan Capaian Emak-Emak Matic dan Gen Matic” di Kampus UMKM Shopee, Jakarta.

Acara ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi bagi peserta dengan performa terbaik dari kategori Penjual Shopee, Merchant ShopeeFood, dan Shopee Affiliate.

Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, yang turut hadir dalam acara tersebut menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam membuka akses ekonomi digital yang lebih inklusif bagi masyarakat.

“Melalui program pelatihan Emak-Emak Matic dan Gen Matic bersama Shopee Indonesia, Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong masyarakat untuk memanfaatkan platform digital sebagai sumber penghasilan baru bagi keluarga sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja,” terang Riefky, dikutip Jumat (6/3/2026).

“Ke depan, kami juga mengajak Shopee untuk memperluas kolaborasi ini melalui Program EKRAF Peduli: Pulih Bersama, Bangkit Berdaya, sebagai upaya mendukung percepatan pemulihan masyarakat dan UMKM terdampak bencana melalui akses pasar digital serta pendampingan usaha yang berkelanjutan,” lanjutnya.

Ia menambahkan, inisiatif tersebut juga sejalan dengan program prioritas pemerintah, termasuk penguatan Koperasi Merah Putih melalui pelatihan afiliator berbasis komunitas.

“Dengan langkah bersama seperti ini, kami berharap semakin banyak keluarga Indonesia yang dapat merasakan manfaat nyata dari ekonomi digital,” kata Riefky.

Baca Juga: Shopee Luncurkan Kampanye 'UMKM Sumatra Bangkit'

Pelatihan Digital Praktis untuk Memulai Usaha

Pelatihan Emak-Emak Matic dan Gen Matic diberikan oleh trainer Kampus UMKM Shopee Kelas Online yang telah tersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Kurikulum yang digunakan dirancang secara praktis agar peserta dapat langsung mengimplementasikan strategi yang dipelajari.

Materi pelatihan mencakup dasar-dasar keterampilan digital, strategi memulai usaha sebagai penjual di Shopee, cara bergabung sebagai merchant kuliner di ShopeeFood, hingga langkah awal menjadi kreator dalam Shopee Affiliate Program.

Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang, mengatakan bahwa pelatihan tersebut dirancang agar mudah diterapkan oleh peserta.

“Kami senang dapat berkolaborasi dengan Kemenekraf RI dalam menghadirkan rangkaian pelatihan Emak-Emak Matic dan Gen Matic yang disambut antusias di setiap kota sepanjang 2025 lalu. Materi kami rancang secara praktis dan aplikatif agar peserta dapat langsung mengimplementasikan strategi yang dipelajari untuk memulai dan mengembangkan usaha di ekosistem Shopee,” ungkap Balques.

“Melihat para peserta mencatatkan pertumbuhan positif setelah pelatihan menjadi bukti bahwa akses dan pendampingan yang tepat mampu mendorong usaha mereka naik kelas,” tambahnya.

Dampak pelatihan ini juga dirasakan langsung oleh para peserta. Aya Sophia Madjid, pemilik toko rumahayasophia di Shopee asal Bogor, mengaku pelatihan tersebut membantunya memahami teknologi yang sebelumnya terasa sulit.

“Sebagai ibu rumah tangga yang berbisnis, saya suka merasa kesulitan untuk belajar soal teknologi. Tahun lalu saya mendapat informasi tentang pelatihan Emak-Emak Matic dan langsung ikut. Setelah pelatihan, saya jadi tahu strategi mengelola pesanan, mengatur stok, sampai mengoptimalkan fitur seperti Iklan Shopee dan Gratis Ongkir XTRA,” ungkap Aya.

“Alhamdulillah, bisnis dan pesanan saya meningkat lewat fitur-fitur itu," sambungnya.

Manfaat serupa dirasakan oleh Siti Zakiatul, pengusaha kue tradisional asal Bogor yang kini mengembangkan usahanya melalui ShopeeFood.

“Setelah ikut pelatihan Emak-Emak Matic, saya jadi lebih paham strategi jualan di ShopeeFood, cara membuat foto yang menarik untuk memikat pembeli, serta memaksimalkan penggunaan fitur seperti Iklan ShopeeFood dan kampanye khusus,” tuturnya.

Sementara itu, peserta program Gen Matic, Khairani Marda atau yang dikenal sebagai Bundo Iren dari Tangerang Selatan, berhasil memanfaatkan pelatihan untuk memulai karier sebagai afiliator.

“Dari pelatihan ini, saya mengenal Shopee Affiliate dan langsung mencoba jadi kreator. Saya belajar membuat konten yang menarik dan mempromosikan produk lewat konten,” kata Khairani.

“Saya sangat menikmati perjalanan ini hingga bisa menjadi kreator Golden Tick di Shopee Affiliate hanya dalam waktu tiga bulan. Alhamdulillah bisa menambah penghasilan untuk keluarga," lanjutnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional, Shopee juga menyiapkan dukungan lanjutan bagi peserta terbaik dari program Emak-Emak Matic dan Gen Matic.

Balques Manisang menjelaskan bahwa para peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas tambahan untuk membantu mereka mengembangkan usaha.

“Untuk mendukung para peserta agar semakin produktif, kami akan memberikan serangkaian dukungan tambahan berupa bimbingan intensif, tambahan eksposur, saldo iklan, serta berbagai voucher bernilai total puluhan juta rupiah,” ujarnya.

“Semoga dukungan ini bisa menjadi dorongan semangat dan memberi dampak nyata bagi pertumbuhan usaha para peserta sehingga mereka dapat terus berkontribusi dalam roda ekonomi digital nasional," tutupnya.

Selain itu, Shopee juga terus mendampingi pelaku UMKM melalui berbagai inisiatif lain, seperti Program Sukses UMKM Baru yang memberikan gratis biaya administrasi dan voucher toko hingga Rp2 juta, akses gratis Kelas Online Kampus UMKM Shopee setiap hari kerja, hingga Program Ekspor Shopee yang telah membawa lebih dari 90 juta produk lokal ke pasar internasional.

Baca Juga: Perkuat Kompetensi Digital, Kemnaker dan Shopee Gelar Pelatihan ToT Shopee Affiliate untuk Instruktur Vokasi