Dalam pandangannya, keberhasilan sebuah film tidak cukup diukur dari selesainya proses produksi. Film juga perlu memiliki kekuatan cerita, daya tarik visual, serta kemampuan menjangkau dan membangun keterlibatan penonton.
Karena itu, ia berharap, Kembar Tak Sama mampu menjadi karya yang tidak hanya bernilai artistik, tetapi juga memiliki daya saing di pasar.
“Karya yang sederhana dapat menjadi luar biasa apabila dikerjakan dengan hati, kreativitas, dan profesionalisme,” kata Syamsul.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan seluruh pihak yang terlibat dalam produksi film, mulai dari sutradara, produser, pemain, hingga kru.
Menurut Syamsul, kerja sama yang baik membutuhkan disiplin, kerja keras, strategi yang tepat, komitmen, serta rasa saling percaya di antara seluruh anggota tim.
“Keberhasilan harus diperjuangkan melalui disiplin, kerja keras, kekompakan, strategi yang tepat, dan komitmen. Kunci kekompakan itu menjadi kunci keberhasilan. Tanpa kekompakan, kita tidak bisa menghasilkan situasi yang baik,” tuturnya.
Syamsul menambahkan, setiap unsur dalam proses produksi perlu bekerja sebagai satu kesatuan ekosistem. Sutradara, produser, pemain, dan kru harus saling mendukung serta menghargai peran masing-masing agar dapat menghasilkan karya terbaik.
“Film yang hebat lahir bukan hanya dari orang-orang berbakat, melainkan dari mereka yang memiliki visi, integritas, dan semangat yang sama,” ujarnya.
Ia pun berharap, produksi Kembar Tak Sama berjalan lancar dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan perfilman nasional.
Lebih jauh, ia ingin kolaborasi tersebut menjadi contoh bahwa perguruan tinggi seni dapat berperan aktif dalam menghasilkan karya profesional sekaligus memperkuat ekosistem seni dan budaya Indonesia.
Syamsul pun menyampaikan harapan agar seluruh pihak yang terlibat dapat menjaga semangat kebersamaan selama proses produksi berlangsung.
“Ceritanya boleh tentang perbedaan, tetapi semangat kita harus sama, menghasilkan yang terbaik,” pungkasnya.
Baca Juga: Endy Arfian Ungkap Tantangan Perankan Dua Karakter Sekaligus di Kembar Tak Sama