Sebanyak 5.587 siswa-siswi dari 20 SMK di Bandung Raya, Jawa Barat, telah menyelesaikan program pelatihan Terampil di Awan 2026 yang diselenggarakan oleh PwC Indonesia dan Amazon Web Services (AWS). Inisiatif ini dilaksanakan selama dua bulan dan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat serta Yayasan Sagasitas Indonesia.

Dalam program ini, siswa-siswi, dengan pendampingan guru, didorong untuk menerapkan ilmu cloud computing dan generative artificial intelligence (AI) yang dipelajari melalui pengembangan proyek AI menggunakan PartyRock. Proyek-proyek tersebut kemudian diikutsertakan sebagai bagian dari kompetisi hackathon dalam program ini.

Tahun ini menandai tahun kedua berturut-turut keterlibatan PwC Indonesia dalam program tersebut, yang bertujuan membekali siswa-siswi SMK dengan keterampilan cloud dan AI yang selaras dengan kebutuhan industri.

Baca Juga: Industri Kreatif Indonesia Makin Menarik, Studi PwC: Pendapatan Box Office dalam Negeri Diproyeksi US$451,6 Juta pada 2030

Untuk menjembatani kesenjangan keterampilan digital di kalangan siswa-siswi SMK, Terampil di Awan menghadirkan kurikulum cloud computing dan AI berbasis AWS. Program ini juga membekali para guru dengan wawasan industri agar mereka dapat mengajarkan keterampilan ini secara mandiri di sekolah masing-masing untuk mendorong dampak jangka panjang yang berkelanjutan.

PwC Indonesia Corporate Sustainability Leader, Djohan Pinnarwan, menilai bahwa masa depan dunia kerja dibentuk oleh perpaduan antara kemajuan teknologi dan potensi manusia. Meskipun teknologi AI dan cloud membuka berbagai peluang baru di berbagai sektor, keberhasilannya ditentukan oleh kemampuan individu untuk berinovasi, memecahkan masalah, membangun hubungan, dan beradaptasi terhadap perubahan. Melalui program Terampil di Awan, 5.587 siswa-siswi SMK telah memperoleh pemahaman dan pengalaman dalam teknologi cloud dan AI, yang turut membantu memperkuat talenta digital masa depan Indonesia.

"Sejalan dengan tujuan PwC untuk membangun kepercayaan di masyarakat dan menyelesaikan berbagai permasalahan penting, kami berharap para peserta tidak hanya menjadi tenaga profesional yang memiliki keterampilan digital, tetapi juga agen perubahan yang mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab, berinovasi dengan tujuan yang jelas, serta membantu komunitas mereka berkembang dengan penuh keyakinan di tengah dunia yang terus berubah," tegas Djohan, dikutip pada Kamis (15/10/2026).

Yashinta Bahana selaku Head of APJ Market Expansion and Strategic Partnership, Amazon Web Services menambahkan bahwa AWS berkontribusi dalam membangun talenta digital yang dibutuhkan Indonesia di era AI melalui program Terampil di Awan. Kolaborasi bersama PwC Indonesia ini menunjukkan bagaimana para pemimpin industri dapat bersatu untuk membekali generasi muda dengan keterampilan AI dan cloud yang penting, serta mempersiapkan talenta digital bangsa untuk masa depan sejak dini.

"AWS berkomitmen untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia, dari pemula hingga profesional berpengalaman, dapat mengakses kesempatan ini, dan kami terus bekerja sama dengan mitra terpercaya yang mempunyai visi yang sejalan, seperti PwC Indonesia, Yayasan Sagasitas, dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang memiliki visi yang sama," katanya.

Program Terampil di Awan ditutup dengan kompetisi hackathon berbasis PartyRock, di mana para siswa-siswi, yang umumnya bekerja secara berkelompok, menghasilkan total 1.177 proyek. Juara pertama diraih oleh Davin Maritza Alfarrezal dan Ridho Arrayan dari SMK Negeri 13 Kota Bandung melalui sebuah alat berbasis AI yang menggunakan convolutional neural network (CNN) untuk membantu tenaga profesional medical imaging mendeteksi tumor.

Juara kedua diraih oleh Tania Salsabila Putri, Fitri Licia Ramadhan, Nasifa Khairunnisa, Kanaya Khalidazia Mustopa, dan Sylvia Hayfa Kayla dari SMK Negeri 11 Kota Bandung melalui Cycle Flow, sebuah aplikasi yang memprediksi periode berikutnya, mencatat suasana hati dan energi, serta menyarankan makanan dan olahraga yang disesuaikan dengan setiap fase siklus. Ataraja Berdharma Cinta dan Irfan Rafa G. dari SMKS Telkom Bandung meraih juara ketiga dengan platform gamifikasi yang mendukung siswa-siswi dalam persiapan studi di luar negeri.

Secara keseluruhan, ini hanyalah sebagian dari proyek yang menunjukkan bagaimana siswa-siswi SMK menerapkan keterampilan cloud dan AI untuk menyelesaikan masalah nyata, yang mencerminkan dampak yang lebih luas dari program Terampil di Awan sejak dimulai.

AWS meluncurkan inisiatif strategis Terampil di Awan untuk memberikan pelatihan teknologi cloud computing dan generative AI secara gratis. Program ini melayani berbagai kelompok penerima manfaat, termasuk pelajar, santri, guru, siswa-siswi berkebutuhan khusus, UMKM dan kelompok marjinal. Sejak 2017 AWS telah memberikan pelatihan teknologi kepada lebih dari 1,3 juta penduduk Indonesia dalam keterampilan cloud dan AI.