Perjalanan Karier

Mengutip dari pemberitaan Kontansetelah menyelesaikan studinya di The American College of the Applied Art, Los Angeles, Johannes memutuskan untuk berkarier di Negeri Paman Sam tersebut.

Johannes mengawali kariernya sebagai sales marketing di Toyota Motor Sales. Namun, karier di pekerjaan pertamanya ini tak berlangsung lama dan memutuskan pulang ke Indonesia pada 1989.

Pada 1990, ia melanjutkan kariernya sebagai seorang bankir dan mendapat posisi Assistant Manager Corporate Banking di Chase Manhattan Bank di Jakarta. Diakui Johannes, ia harus melalui seleksi dan pelatihan ketat selama tiga bulan di Hong Kong untuk bisa diterima di perusahaan tersebut.

Baca Juga: Pelajaran Bisnis dari Perjalanan Sandiaga Uno

Kariernya sebagai bankir pemula terus berkembang. Bahkan, Chase Manhattan Bank berencana mengirim Johannes ke New York AS pada akhir 1991. Namun, dengan berat hati tawaran tersebut ditolak.

Kala itu, Johannes memilih untuk menyelamatkan bisnis keluarganya yang tiba-tiba mengalami krisis. PT Multi Investment Ltd tersangkut krisis keuangan akibat jatuhnya bank penjamin mereka, Bank Summa.

Berbekal pengalaman kerja di Chase Manhattan dan kemampuan manajerial yang diasah saat bekerja di Toyota Amerika Serikat, Johannes akhirnya diminta pulang untuk membantu bisnis keluarga yang sedang kesulitan. 

Pada 1992, ia pun dipercaya menangani pengembangan sekaligus penjualan sejumlah proyek properti, seperti Kuningan Residency dan Tanjung Mas Raya.