Capital A Berhad resmi menunjuk Effendy Shahul Hamid sebagai Deputy Chief Executive Officer yang akan mulai menjabat pada 6 April 2026. Penunjukan ini menempatkan sosok berpengalaman di sektor perbankan dan transformasi digital sebagai motor baru dalam fase pertumbuhan perusahaan.

Di balik penunjukan tersebut, Effendy bukanlah nama baru dalam dunia bisnis regional. Ia dikenal sebagai eksekutif dengan rekam jejak lebih dari dua dekade dalam membangun strategi, kemitraan, serta ekosistem bisnis berbasis teknologi.

Sebelum bergabung dengan Capital A, Effendy menghabiskan 21 tahun kariernya di CIMB Group. Di sana, ia berperan penting dalam mendorong pengembangan bisnis ritel regional sekaligus mempercepat agenda digital banking.

Baca Juga: Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid sebagai Deputy CEO

Salah satu kontribusi strategisnya adalah keterlibatan dalam transformasi platform pembayaran Touch ‘n Go melalui kemitraan dengan Ant Group. Langkah ini menjadikan layanan tersebut sebagai salah satu pemain utama di ekosistem pembayaran digital.

Pengalaman tersebut memperkuat reputasi Effendy sebagai sosok yang mampu menghubungkan sektor keuangan dengan teknologi, sekaligus membangun kolaborasi lintas industri.

Effendy memulai kariernya di bidang corporate development dan investment banking, dengan fokus pada merger dan akuisisi (M&A) serta ekspansi bisnis. Fondasi ini membentuk perspektif strategisnya dalam melihat pertumbuhan perusahaan secara menyeluruh.

Baca Juga: Fazz Capital Finance Suntik Dana ke Powltry dan Upbanx

Ia merupakan penerima beasiswa penuh di bidang Electronic Engineering dari University College London. Selain itu, ia juga mengikuti berbagai program pengembangan eksekutif di Harvard Business School, INSEAD, serta Columbia Business School.

Kombinasi latar belakang teknis dan bisnis ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam kepemimpinannya.

Penunjukan Effendy terjadi setelah Capital A menyelesaikan divestasi bisnis penerbangannya kepada AirAsia X Berhad pada Januari 2026. Saat ini, perusahaan tengah berfokus mengembangkan portofolio di sektor digital, logistik, mobilitas, hingga makanan dan minuman.

Beberapa lini bisnis yang menjadi fokus antara lain Asia Digital Engineering, Teleport, AirAsia MOVE, AirAsia Next, serta Santan.

CEO Capital A, Tony Fernandes, menilai Effendy sebagai sosok yang tepat untuk mendukung transformasi tersebut.

“Effendy memiliki rekam jejak yang terbukti. Ia memahami bagaimana ekosistem dapat menciptakan nilai, sekaligus mampu menyatukan tim dengan tujuan yang jelas dan menghasilkan kinerja nyata,” ujar Tony.

Ia menambahkan bahwa perusahaan kini tengah mempercepat inovasi digital di seluruh lini bisnis.

“Saat ini kami ingin melaju lebih cepat dan lebih jauh di seluruh lini bisnis dengan dukungan inovasi digital, dan Effendy membawa perspektif serta kedalaman pengalaman yang kami butuhkan,” katanya.

Bagi Effendy, bergabung dengan Capital A merupakan kesempatan untuk membangun ekosistem bisnis berbasis teknologi dalam skala yang lebih luas.

“Kemampuan menciptakan nilai melalui pemanfaatan teknologi yang unggul serta ekspansi ekosistem adalah hal yang saya yakini akan menjadi kunci bagi perusahaan masa depan. Saya mencari lingkungan dan kesempatan yang memiliki keyakinan serupa dan saya menemukannya di Capital A,” kata Effendy.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk bekerja lintas unit bisnis dalam grup.

“Saya menantikan untuk bekerja erat dengan para CEO di seluruh entitas Capital A dan AirAsia X untuk menciptakan dan memaksimalkan potensi bisnis yang ada,” ujarnya.

Dengan latar belakang kuat di perbankan, transformasi digital, dan kemitraan strategis, Effendy diharapkan menjadi figur kunci dalam mempercepat ekspansi Capital A di luar bisnis penerbangan.

Penunjukan ini sekaligus menegaskan arah baru perusahaan dalam membangun ekosistem bisnis terintegrasi berbasis teknologi di kawasan regional.