Nama Dea Annisa tentu sudah tak asing bagi pencinta sinetron Tanah Air. Mantan aktris cilik yang lebih dikenal dengan nama Dea Imut itu tengah berbahagia karena akan segera mengakhiri masa lajangnya. Belakangan, ia disibukkan dengan berbagai persiapan jelang pernikahannya dengan sang kekasih, Achmad Zaky.

Kisah cinta keduanya bermula dari cinta lokasi saat terlibat dalam satu proyek syuting. Setelah saling mengenal selama tiga tahun, Dea dan Zaky mantap membawa hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius. 

Baru-baru ini, Dea pun membagikan potret kebersamaannya dengan Zaky berlatar warna biru yang disebut-sebut menyerupai latar foto buku nikah, yang tentunya memicu beragam komentar dari rekan artis dan penggemar. 

Terlepas dari itu, berikut telah Olenka rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (11/7/2026), untuk mengenal lebih lanjut sosok Dea Imut atau Dea Annisa dan jejak kariernya di dunia hiburan Tanah Air.

Baca Juga: Ikut Bintangi Film Jangan Buang Ibu, Ini Dia Sosok dan Jejak Karier Aktris Erika Carlina

Profil Dea Imut

Pemilik nama lengkap Claudia Anissa ini lahir pada 29 Februari 1996. Ia merupakan putri dari pasangan Syamsul Rinald dan Masayu Chairani. Sementara itu, nama "Dea Imut" mulai melekat setelah ia bergabung dengan grup musik Tiga Bocah Imut.

Belakangan, Dea Imut juga sempat menjadi sorotan setelah muncul kabar yang menyebut dirinya banting tulang demi menghidupi keluarga. Tak sedikit warganet yang berspekulasi bahwa aktris tersebut membiayai kakak-kakaknya, bahkan ada yang menyebutnya sebagai "sapi perah" keluraga.

Menanggapi kabar tersebut, Dea dengan tegas membantahnya. Ia menegaskan bahwa apa yang dilakukannya semata-mata merupakan bentuk bakti kepada kedua orang tuanya. Dea juga menjelaskan bahwa kakak-kakaknya turut berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan keluarga, sehingga anggapan dirinya menjadi tulang punggung seorang diri tidaklah benar.

Meski telah berkarier sejak usia belia, Dea Imut tak pernah mengesampingkan pendidikannya. Ia bahkan sempat memperoleh beasiswa untuk melanjutkan studi di Korea Selatan pada 2016 dengan mengambil bidang kuliner.

Perjalanan Karier

Sebelum terjun ke dunia akting, Dea Annisa mengawali kariernya sebagai model cilik. Bahkan, saat usianya baru menginjak dua tahun, ia sudah tampil sebagai bintang iklan popok bayi.

Tak lama kemudian, Dea bergabung dengan grup vokal anak-anak Tiga Bocah Imut. Dari sinilah sapaan "Dea Imut" mulai melekat dan membuat namanya semakin dikenal publik.

Pada 1999, Dea resmi debut sebagai aktris lewat sinetron Pertalian. Di tahun berikutnya, ia kembali membintangi Panji Manusia Millenium sebagai karakter Dea. Popularitasnya semakin melejit setelah dipercaya memerankan Putri dalam Bidadari Season 2 pada 2002, beradu akting dengan Marini Zumarnis dan Marshanda.

Sejak saat itu, Dea Imut konsisten menghiasi layar kaca melalui berbagai judul sinetron, seperti Kehormatan, Kasih, Tangisan Anak Tiri, Senyuman Ananda, Mutiara, Aliya, Aku Bukan Anak Haram, Cinta Asyifa, Anak Jalanan: A New Beginning, hingga Mahligai untuk Cinta dan Tebaran Hati.

Tak hanya sukses di dunia sinetron, Dea juga aktif membintangi sejumlah film layar lebar. Beberapa di antaranya adalah Malam Seribu Bulan, Tak Kemal Maka Tak Sayang, Ghost Diary, Qorin, Perjalanan Pembuktian Cinta, Narik Sukmo: Menari atau Mati, serta dua film terbarunya yang dijadwalkan tayang pada 2026, yakni Rumah Tanpa Cahaya dan Asrama Putri.

Baca Juga: Profil Givina Lukita Dewi, Aktris Muda yang Makin Bersinar di Dunia Akting

Selain aktif di sinetron dan film layar lebar, Dea Imut juga sempat membintangi sejumlah serial web, di antaranya PSBB (Pas Sayang Belum Bertemu) dan Young Marriage the Series pada 2020, serta Abighea pada 2021.

Tak hanya itu, wajah Dea juga kerap menghiasi berbagai judul film televisi (FTV). Ia tercatat membintangi puluhan FTV dari berbagai rumah produksi, seperti Dunia Cermin, Jengkol Love Keju, Nasi Goreng Gila Pembawa Cinta, Lovepedia, Kisah Nyata, Suara Hati Istri, Pintu Berkah, Catatan Harianku, hingga Cermin Kehidupan.

Selama berkarier di dunia hiburan, Dea Imut juga berhasil meraih sejumlah penghargaan dan nominasi. Pada 2003, ia masuk nominasi Artis Cilik of the Year dalam ajang Indonesian Asian Star berkat perannya di Bidadari Season 2.

Setahun kemudian, Dea sukses membawa pulang penghargaan Artis Cilik Paling Nge-top di SCTV Awards 2004 lewat sinetron Tangisan Anak Tiri. Sementara itu, pada 2008, ia kembali mendapat apresiasi dengan masuk nominasi Pemeran Anak Serial Televisi Terpuji di Festival Film Bandung berkat aktingnya dalam Mutiara.

Keren banget, ya!