Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2011–2014, Dahlan Iskan, memberikan pesan lugas bagi para pengusaha yang ingin terjun ke dunia politik. Menurutnya, dunia bisnis dan politik memiliki karakter yang sangat berbeda, bahkan bertolak belakang dalam hal nilai dasar yang dijalankan.
Dahlan menilai, inti keberhasilan seorang pengusaha terletak pada kepercayaan. Sementara dalam politik, dinamika dan strategi yang terjadi sering kali berbeda jauh dengan prinsip dunia usaha.
Ia mengungkapkan, perbedaan itu bahkan terasa sejak pada tingkat paling mendasar.
“Pertentangannya yang paling nyata dan paling mendasar adalah bisnis itu bisnis kepercayaan. Sedangkan di politik itu boleh menipu. Semakin pintar menipu, semakin sukses dia,” terang Dahlan, dalam sebuah video sebagaimana dikutip Olenka, Minggu (8/2/2026).
Sebaliknya, lanjut Dahlan, dalam dunia usaha, kepercayaan justru menjadi kunci utama keberhasilan.
“Sedangkan Anda semakin dipercaya, semakin sukses. Jadi itu sudah sangat bertentangan dari segi naluriahnya. Dari segi paling basic,” lanjutnya.
Karena perbedaan mendasar tersebut, Dahlan mengingatkan agar para pengusaha tidak sampai kehilangan nilai utama yang selama ini menjadi fondasi kesuksesan mereka.
“Sehingga takutnya nanti Anda mengabaikan bahwa dipercaya itu penting. Takutnya itu saja saya,” katanya.
Namun, ia tidak sepenuhnya melarang pengusaha masuk ke dunia politik. Dahlan menilai, hal tersebut tetap mungkin dilakukan selama prinsip kepercayaan tetap dijaga.
“Tapi kalau Anda bisa menjaga, nggak paksa di politik tapi tetap bisa dipercaya, ya silakan,” tambahnya.
Baca Juga: Kisah Dahlan Iskan Survive dari Kanker Hati Stadium IV