Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, sebanyak 750 delegasi muda dari 25 negara berkumpul dalam Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) ke-22.
Konferensi internasional bergengsi besutan International Global Network (IGN) ini berlangsung selama empat hari, yaitu pada 21–24 Agustus 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Mengusung tema "Turbulent Tomorrows: Diplomacy in an Age of Disruption and Division," forum ini mempertemukan para pemuda dari Australia, Kanada, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, hingga Amerika Serikat. Melalui simulasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), para delegasi berperan sebagai diplomat untuk menegosiasikan isu-isu krusial dunia.
Pesan Utama Tokoh dan Pejabat Tinggi
Perhelatan AYIMUN ke-22 dibuka secara resmi oleh jajaran pejabat penting, seperti Director General of Higher Education Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia YBhg. Datuk Professor Dr. Azlinda binti Azman, Minister Counsellor KBRI Kuala Lumpur Fery Iswandi, serta Speaker of the Dewan Rakyat Malaysia YB Tan Sri Dato’ Dr. Johari bin Abdul.
President of International Global Network, Mr. Muhammad Fahrizal, menegaskan nilai mendasar dari ajang MUN.
"MUN bukan hanya tentang mewakili suatu negara, menulis resolusi, memperdebatkan isu-isu global, atau memenangkan penghargaan. MUN adalah tempat di mana kalian berlatih berbagai keterampilan yang akan dibutuhkan dalam kehidupan nyata. Keterampilan pertama adalah keberanian untuk berbicara. Keterampilan kedua adalah kerendahan hati untuk mendengarkan. Keterampilan ketiga adalah belajar bagaimana untuk tidak setuju tanpa saling merendahkan. Keterampilan keempat adalah kemauan untuk mencoba sebelum kalian merasa benar-benar siap," jelas Fahrizal.
Senada dengan hal tersebut, YBhg. Datuk Professor Dr. Azlinda binti Azman menyoroti pentingnya sikap kritis generasi muda.
"Pertama, carilah kebenaran di tengah dunia yang dipenuhi misinformasi dan kecerdasan buatan. Kedua, pilihlah dialog. Perbedaan pendapat tidak seharusnya berubah menjadi perpecahan. Ketiga, ubahlah diskusi menjadi tindakan," imbaunya.
Sementara itu, Speaker Dewan Rakyat Malaysia YB Tan Sri Dato’ Dr. Johari bin Abdul menekankan tiga modal utama bagi calon pemimpin masa depan.
"Jika kalian ingin menjadi seorang pemimpin, ada tiga hal yang harus kalian miliki: impian besar, keberanian, dan pengetahuan," tutur Johari.
Baca Juga: AYIMUN Depok Chapter 2026: Wadah Pelajar Indonesia Asah Soft Skills dan Wawasan Isu Digital Global
Pembagian Council dan Isu Global yang Dibahas
Guna memberikan pengalaman komprehensif, AYIMUN ke-22 menyediakan 8 council yang terbagi berdasarkan kategori usia dan tingkat pengalaman peserta:
1. Kategori Junior Delegates (Usia 11–14 Tahun):
- WHO (Beginner): Membahas dampak pencemaran udara dan limbah industri terhadap kesehatan masyarakat.
- UNESCO (Intermediate): Membahas pemerataan bantuan pemerintah untuk sektor pendidikan negeri dan swasta.
2. Kategori Youth Delegates (Usia 15+ Tahun):
- UN Tourism (Beginner): Membahas pengaruh sektor pariwisata terhadap keterjangkauan hunian di destinasi populer.
- DISEC (Intermediate): Membahas de-eskalasi ketegangan nuklir di kawasan Timur Tengah.