Tidak hanya manusia, sejumlah satwa penghuni Taman Safari Bali juga ikut merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mulai dari Gajah, Elang Bondol, Nuri, Kakaktua, hingga berbagai satwa reptil seperti Ular dan masih banyak satwa lainnya ikut terlibat dalam rangkaian upacara bendera yang digelar pada 17 Agustus 2026 lalu.
Bagi Taman Safari Bali, keterlibatan satwa dalam perayaan ini bukan sekadar menghadirkan atraksi yang unik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya untuk mendekatkan masyarakat dengan dunia satwa. Melalui pengalaman yang menyenangkan dan interaktif, pengunjung diajak untuk mengenal lebih jauh karakter, perilaku, serta pentingnya menjaga keberlangsungan berbagai spesies satwa.
Baca Juga: HUT RI ke-81 Jadi Momen Gojek, Mitra, dan Keluarga Berkumpul Bersama
“Kemerdekaan adalah momen yang dekat dengan seluruh masyarakat Indonesia, dan tahun ini kami ingin menghadirkannya dengan cara yang lebih dekat dengan dunia satwa. Kehadiran beberapa satwa dalam rangkaian perayaan ini menjadi cara kami untuk mengajak pengunjung, termasuk wisatawan mancanegara, mengenal satwa lebih dekat sekaligus memahami bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam dan biodiversitas yang luar biasa,” ujar Samuel Liu, Operations Manager Taman Safari Bali, dalam keterangan tertulisnya.
Pendekatan yang menggabungkan edukasi dan hiburan juga telah menjadi bagian dari pengalaman yang dihadirkan oleh Taman Safari Indonesia Group. Keterlibatan satwa dapat ditemukan dalam berbagai atraksi dan pertunjukan, termasuk Bali Agung Show serta Pachamaya & Samudraya show di Bali, di mana satwa menjadi bagian dari pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan keunikan dan karakter satwa kepada audience. Melalui perpaduan entertainment dan edukasi tersebut, Taman Safari Indonesia berupaya menumbuhkan rasa apresiasi serta kepedulian masyarakat terhadap satwa dan konservasi.
Sebagai destinasi wisata internasional, Taman Safari Bali juga melihat momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan biodiversitas Indonesia kepada wisatawan dari berbagai negara yang berkunjung ke Bali. Pengalaman bertemu satwa diharapkan dapat menjadi bagian dari perjalanan wisata yang lebih bermakna, sekaligus memperkenalkan pesan konservasi dalam suasana yang ringan dan menyenangkan.
Untuk mendukung kemudahan wisatawan menuju kawasan Taman Safari Bali dan Marine Safari Bali di Gianyar, telah disediakan layanan free shuttle bagi wisatawan dari sejumlah kawasan populer di Bali. Program ini memungkinkan wisatawan untuk mendapatkan akses dengan lebih praktis, terutama bagi mereka yang menginap di kawasan wisata utama. Adapun layanan shuttle ini telah tersedia di beberapa area seperti Kuta, Seminyak, Sanur, Jimbaran, dan kawasan lainnya, dengan mekanisme penjemputan berdasarkan jadwal dan reservasi yang tersedia.
“Kami ingin pengalaman berkunjung ke Taman Safari Bali menjadi semakin mudah, terutama bagi wisatawan yang menginap di area-area utama Bali. Dengan adanya program free shuttle, kami berharap semakin banyak wisatawan yang bisa mendapatkan kemudahan untuk datang ke Gianyar dan menikmati pengalaman safari secara langsung,” ujar M. Rieza Rakhman, Regional Business Manager Taman Safari Bali.
Selain menghadirkan akses menuju destinasi, Taman Safari Bali bersama Marine Safari Bali juga terus melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan awareness mengenai satwa di tengah masyarakat. Tim secara berkala mengunjungi sejumlah hotel dan pusat perbelanjaan di Bali, membawa edukasi serta pengenalan mengenai satwa lebih dekat kepada publik dan wisatawan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Taman Safari Indonesia untuk membawa pesan konservasi keluar dari kawasan destinasi, sekaligus memperkenalkan pengalaman wisata berbasis satwa kepada masyarakat yang lebih luas.
Melalui perayaan HUT ke-81 RI, Taman Safari Bali ingin mengajak masyarakat melihat kemerdekaan dari perspektif yang lebih luas: bukan hanya tentang perayaan, melainkan juga tentang bagaimana Indonesia menjaga kekayaan alam dan satwanya untuk dapat dinikmati serta dipelajari oleh generasi mendatang.