Kelapa Sawit tak hanya sebatas dimanfaatkan sebagai bahan dasar makanan olahan seperti minyak goreng, margarin, coklat hingga susu.

Jenis tanaman yang satu ini juga tak hanya sebagai penyumbang bahan baku untuk beberapa jenis Bahan Bakar Minyak (BBM). Lebih dari itu. Kelapa Sawit ikut merangsek masuk ke ranah fashion.

Baca Juga: Produk Berbasis Limbah Sawit Masih Sukar Tembus Industri, Apa Penyebabnya?

Baru-baru ini Peneliti Pusat Studi Sawit IPB sekaligus dosen IPB University, Siti Nikmatin sukses menuntaskan salah satu penelitian inovatifnya yang memanfaatkan kelapa sawit sebagai bahan dasar pembuatan sepatu. Material kelapa sawit dimanfaatkan pada beberapa komponen sepatu, antara lain bagian sol, leather, serta kain.

“Ini ada sepatu, ini itu dari kain kelapa sawit. Jadi kombinasi 50% kelapa sawit dengan 50% benang,” kata Siti seraya menunjukan sepatu dari Kelapa Sawit ketika diwawancara Olenka.id ditulis Selasa (14/4/2026).

Soal kualitas, sepatu dari Sawit boleh diadu dengan sepatu-sepatu keluaran brand terkenal. Siti Nikmatin tak asal membuatnya kelayakan dan kualitas telah diuji coba secara maksimal mulai dari uji coba kelayakan bahan dasar hingga tingkat kenyamanan sepatu ketika dikenakan yang meliputi kelenturan sampai sirkulasi udara yang keluar masuk ketika sepatu ini dipakai. 

Rangkaian uji coba itu menunjukan hasil positif, sepatu sawit sangat layak dipakai karena setara dengan sepatu-sepatu berbasis tekstil dan bahan baku lainnya, tingkat kenyamanannya sejajar.

“Kalau dari sisi kualitas, kan saya menguji ya, misalnya ini di uji mechanical properties. Nah, uji mechanical properties itu ya, saya menjamin bahwa sifat tarik, kekuatan tarik, kekuatan lentur dari material ini sebanding,” bebernya.

“Terus kemudian, kita juga menguji berkaitan dengan sirkulasi udara yang bisa melewati kain ini supaya penggunanya itu tidak merasa panas, tidak merasa gerah gitu. Ya, kita memiliki data untuk itu,” tambahnya.

Baca Juga: Limbah Kelapa Sawit Berpotensi Diolah dalam Skala Industri

Dengan kualitas yang tak abal-abal dan bukan barang asal jadi, sepatu berbasis sawit diyakini bisa bersaing dengan sepatu brand terkenal baik secara kualitas maupun secara harga.

“Nah, ini secara analisa ekonomi itu sudah kita hitung harganya Rp600 ribu per pasang,” pungkas Siti.