Tak hanya Rusia dan Indonesia, MFW juga menjadi panggung penting bagi talenta Asia. Dari Tiongkok, hadir Ma Guai, salah satu dari 10 desainer terbaik negaranya, yang membawakan koleksi brand Subai.

“Merupakan kehormatan besar mendapat undangan resmi dari MFW. Bagi saya, ini kesempatan luar biasa untuk bertukar ide, belajar dari para desainer dan supply chain global, sekaligus memahami kebutuhan estetika lintas budaya yang bisa memicu kolaborasi baru,” ungkap Ma Guai.

Sementara itu, India diwakili duo desainer ternama Nikhil Mehra dan Shantanu Mehra, pendiri brand Shantnu & Nikhil, yang akan memulai debut koleksinya di Moskow. “MFW adalah panggung prestisius untuk memperkenalkan diri kami ke pasar Rusia,” ujar mereka.

Sebagai pelengkap MFW, BRICS+ Fashion Summit juga akan digelar, mempertemukan para profesional industri dari 65 negara untuk membahas arah masa depan mode global.

Dari Indonesia, hadir Liliek Setiawan, Wakil Ketua Asosiasi Tekstil Indonesia, serta Rizal Tanzil Rakhman, Government Relations and Sustainability Executive PT Pan Brothers Tbk, salah satu produsen garmen terbesar di tanah air.

“Ajang berskala besar seperti ini membuka peluang berharga untuk kolaborasi internasional,” jelas Ali Charisma.

“Dari business matching hingga proyek kolaborasi lintas budaya, semua berawal dari jejaring yang dibangun di sini. Hasilnya bukan sekadar koleksi, tetapi ekspresi mode inovatif yang lebih inklusif, representatif, dan kaya akan nilai budaya,” tandasnya.

Baca Juga: Indonesia Teguhkan Posisi di Puncak Modest Fashion Dunia