Aktor Rezky Aditya perluas jaringan padelnya dengan meresmikan Monarch Padel Pejaten di Jakarta Selatan. Fasilitas olahraga padel ini dirancang sebagai ruang sosial yang mempertemukan komunitas dalam suasana yang terbuka, dinamis, dan berkelas. Dirancang oleh firma arsitek Delution, Monarch Padel Pejaten mengusung konsep utama stadium experience untuk menghadirkan rasa monumental yang biasa ditemui pada arena olahraga besar.
Pendekatan stadium experience diterjemahkan melalui elemen struktur yang menjadi tulang punggung desain. Dengan menggunakan sistem baja cremona yang terbentang sepanjang 48 meter, ruang utama bangunan dapat tercipta tanpa kolom di tengah. Bentangan lebar ini tidak hanya memberikan kebebasan visual dan fleksibilitas ruang, tetapi juga memungkinkan terciptanya sirkulasi udara yang optimal—sebuah kualitas penting bagi fasilitas olahraga di iklim tropis.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Lapangan Padel di Jabodetabek, dari Indoor hingga Rooftop View Kota
Ketinggian ruang yang signifikan kemudian menjadi elemen arsitektur yang membentuk karakter visual bangunan. Struktur yang menjulang diterjemahkan ke dalam desain fasad, menciptakan siluet bangunan yang kuat dan mudah dikenali. Hasilnya adalah sebuah arena olahraga yang terasa besar dan megah, tetapi tetap terbuka dan ramah bagi para pengunjung.
Untuk memaksimalkan pencahayaan alami, orientasi bangunan Monarch Padel Pejaten dirancang dengan mempertimbangkan arah mata angin. Pada sisi utara dan selatan, digunakan material translucent yang memungkinkan cahaya masuk secara merata tanpa menimbulkan silau yang berlebihan. Solusi ini memberikan kualitas pencahayaan alami yang lembut sehingga aktivitas permainan dapat berlangsung dengan nyaman sepanjang hari.
Tanaman juga ditempatkan di beberapa titik dalam dan luar bangunan Monarch Padel Pejaten untuk memberikan nuansa segar serta memperkuat koneksi visual antara ruang dalam dan ruang luar. Pendekatan ini membuat suasana ruang terasa lebih hidup sekaligus menghadirkan pengalaman spatial yang lebih menyenangkan bagi para pengguna.
Secara fasilitas, Monarch Padel Pejaten menghadirkan enam lapangan padel berstandar internasional yang dilengkapi area parkir, toilet, musala, dan area cafe. Area ini dirancang sebagai ruang komunal yang nyaman, tempat para pemain dan pengunjung dapat berkumpul, bersantai, atau sekadar menikmati suasana sebelum dan setelah bermain.
Susunan lapangan dirancang dengan komposisi aksial yang grand, menciptakan pengalaman ruang yang mengingatkan pada sebuah arena olahraga. Area tengah dimanfaatkan sebagai tribun atau area duduk utama bagi penonton, yang memungkinkan pengunjung menikmati pertandingan dari posisi yang strategis. Lapangan kemudian dibagi secara simetris menjadi tiga court di sisi kanan dan tiga court di sisi kiri, menciptakan komposisi ruang yang seimbang sekaligus efisien.
Melalui Monarch Padel Pejaten, Delution menunjukkan bagaimana pendekatan desain yang tidak hanya berfokus pada fungsi, tetapi juga pada pengalaman. Sebuah upaya untuk menghadirkan fasilitas olahraga yang terasa monumental dan ikonik, tanpa kehilangan kedekatan dan kenyamanan bagi penggunanya.