Resor ini juga dilengkapi reservoir air dengan teknologi geo-textile khusus untuk mendukung sistem hidran.
Dalam pengelolaan air minum, Noema bekerja sama dengan WaterHub untuk menyuling air lokal menjadi air minum berkualitas tinggi yang tersedia melalui stasiun pengisian ulang di area resor. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Sementara itu, sampah organik diolah menggunakan mesin Rapid Composter yang mampu menghasilkan kompos kaya nutrisi hanya dalam waktu 24 jam.
Noema Resort Gili Trawangan akan menghadirkan 50 unit akomodasi glamping yang dirancang dengan sentuhan tropis modern. Pilihannya mencakup Tropical Glamping, Island Glamping dengan private whirlpool outdoor, hingga Imagi Glamping dua kamar tidur yang lebih luas untuk keluarga maupun rombongan.
Untuk melengkapi pengalaman menginap, resor ini juga menghadirkan berbagai fasilitas gaya hidup dan wellness. Salah satunya adalah Mamaloma, destinasi kuliner 24 jam yang membawa cita rasa khas Noema Pererenan dengan bahan-bahan lokal segar.
Tersedia pula Forest Gym yang menawarkan konsep latihan raw dan primitif menggunakan peralatan kayu buatan tangan di atas pasir pantai.
Bagi tamu yang menyukai aktivitas outdoor, Noema menyediakan fasilitas panjat tebing, olahraga air, hingga pusat menyelam Diving.de Gili yang dilengkapi diving pool khusus pelatihan.
Sementara untuk relaksasi, resor ini menghadirkan Varuna Spa by Amerta yang terinspirasi dari elemen alam dan ritual mindful untuk membantu tamu mendapatkan pengalaman relaksasi mendalam.
Dengan konsep yang memadukan gaya hidup modern, keberlanjutan, dan nuansa alami khas pulau tropis, Noema Resort Gili Trawangan diharapkan menjadi salah satu destinasi baru yang menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara saat resmi dibuka pada Juli 2026.
Baca Juga: Mengenal Umana Bali, Resort di Ungasan yang Masuk Daftar Hotel Baru Terbaik Travel + Leisure